Akses Teko-Aiptaik Putus, Bupati Lotim Janji Bangun Jembatan Baru

Jumat, 19 September 2025 - 21:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin meninjau langsung jembatan putus akses Teko-Aiptaik, Jumat 19 September 2025. Ia berjanji segera membangun jembatan pengganti. (Foto: Lombokini.com).

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin meninjau langsung jembatan putus akses Teko-Aiptaik, Jumat 19 September 2025. Ia berjanji segera membangun jembatan pengganti. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis 18 September 2025 hingga malam hari mengakibatkan Sungai Kokok Tanggek meluap deras. Arus sungai yang deras tersebut akhirnya memutus jembatan penghubung Desa Teko-Aiptaik. Jembatan ini merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan Dusun Teko Lauq dan Teko Daya di Desa Teko dan Desa Apit Aik, Kecamatan Pringgabaya.

Peristiwa ini langsung memutus seluruh akses mobilitas ribuan warga dan menghentikan lalu lintas kendaraan sama sekali.

Menyikapi keadaan darurat ini, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, langsung meninjau lokasi pada Jumat 19 September 2025 sore. Masyarakat setempat menyambut hangat kedatangan Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Gerindra Lombok Timur tersebut.

Baca Juga :  Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Dalam kunjungannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan langkah jangka pendek. “Kami akan segera membangun jembatan darurat untuk memungkinkan pejalan kaki dan pengendara motor tetap dapat menyeberang,” ujarnya.

Untuk jangka panjang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan mengupayakan pembangunan jembatan permanen yang lebih berkualitas. Pemkab bahkan akan mengusulkan rencana tersebut kepada Pemerintah Pusat untuk memperoleh bantuan dana.

“Sebagai opsi pendanaan, jika tidak terealisasi melalui pusat, Pemkab memastikan akan mengalokasikan dana dari APBD pada Januari 2026,” tegas Haerul Warisin.

Perlu diketahui bahwa program ABRI Masuk Desa pertama kali membangun jembatan ini pada tahun 1994 dengan Danrem Kolonel Yudomo SHD sebagai penanggung jawab. Kini, setelah lebih dari dua dekade, faktor usia dan derasnya aliran sungai akhirnya meruntuhkan struktur jembatan tersebut.

Baca Juga :  Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Untuk mewujudkan komitmennya, Pemkab Lombok Timur akan segera mengerahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna menyiapkan material dan tenaga kerja. Dengan demikian, pembangunan jembatan darurat dapat mereka realisasikan dalam waktu dekat.

Langkah strategis ini bertujuan menjaga kelangsungan aktivitas sosial, ekonomi, dan pendidikan masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat pun menaruh harapan besar pada realisasi pembangunan jembatan permanen yang aman, kokoh, dan layak bagi generasi mendatang. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 September 2026 - 19:13 WITA

Lombok Timur Tiba-tiba 131 Tahun: Sang Keliru Carente Mikir

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur: ‘Onder Afdeling’

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Pertanian Lombok Timur Tumbuh 5,08 Persen, Momentum Baru Ekonomi Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:15 WITA

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:37 WITA

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Berita Terbaru