Pemerintah NTB Dukung Perjuangan Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa

Kamis, 15 Mei 2025 - 17:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa).

Peta Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa).

LOMBOKINI.com Sekretaris Daerah NTB Lalu Gita Ariadi menyatakan kesiapan pemerintah provinsi mendukung pemekaran Pulau Sumbawa menjadi provinsi tersendiri.

“Kami akan segera bergerak jika moratorium pencabutan daerah otonomi baru dibuka,” tegasnya saat menerima delegasi mahasiswa di Kantor Gubernur NTB, Kamis 15 Mei 2025.

Gita mengakui kendala utama saat ini adalah kebijakan moratorium pembentukan daerah otonom baru yang masih berlaku. Ia mendorong mahasiswa membangun jaringan nasional bersama daerah lain untuk mendesak pemerintah pusat mencabut kebijakan tersebut.

Baca Juga :  BPK NTB Jawab Soal BTT Rp 484 Miliar, PDIP: Jelaskan Peruntukan, Abaikan Legalitas Pergeseran

Menyikapi aksi di Pelabuhan Poto Tano, Gita mengimbau demonstrasi berlangsung damai tanpa menutup pelabuhan.

“Penutupan pelabuhan justru akan menaikkan harga barang dan merugikan masyarakat,” jelasnya.

Dia menegaskan pemekaran tidak akan merugikan Lombok. “Dua provinsi bisa bersinergi seperti Brunei dan Singapura. Kemajuan Sumbawa akan menguntungkan Lombok juga,” ujar Gita.

Baca Juga :  BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA

Aksi massa besar-besaran terjadi di tiga lokasi: DPRD NTB, Kantor Gubernur NTB, dan Pelabuhan Poto Tano. Para demonstran menuntut Presiden Prabowo segera mencabut moratorium pembentukan daerah otonom baru.***

Berita Terkait

Wabup Pimpin Upacara HUT ke- 81 RI, Bupati Lotim Serukan Partisipasi Masyarakat
Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah
BPK NTB Jawab Soal BTT Rp 484 Miliar, PDIP: Jelaskan Peruntukan, Abaikan Legalitas Pergeseran
DPM Unram Siapkan Gugatan ke PTUN soal Pergeseran Dana BTT Rp 484 Miliar
Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:17 WITA

Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:26 WITA

Laskar Sasak Kecam Dugaan Intimidasi Oknum DPD RI saat Mediasi Warga Lombok di Bali

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:43 WITA

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:37 WITA

Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Opini

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:37 WITA