Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo

Senin, 6 April 2026 - 14:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mencari Lisa Pratiwi yang hilang terseret arus di Tibu Ijo. (Foto: Lombokini.com/Harianto).

Tim SAR gabungan mencari Lisa Pratiwi yang hilang terseret arus di Tibu Ijo. (Foto: Lombokini.com/Harianto).

LOMBOKINI.com – Insiden nahas terjadi di kawasan wisata Air Terjun Tibu Ijo, Lombok Barat, saat seorang wisatawan dilaporkan hanyut terseret arus sungai. Korban diketahui bernama Lisa Pratiwi usia 25 tahun, warga Ampenan, Mataram.

Peristiwa ini terjadi pada Ahad 5 April 2026 saat korban tengah berwisata bersama rekan-rekannya. Namun, dalam perjalanan menuju lokasi air terjun, korban diduga terpeleset dan terbawa arus sungai yang cukup deras.

Direktur operasi pencarian langsung digerakkan oleh tim dari Kantor SAR Mataram setelah menerima laporan dari pihak keluarga. Respons cepat dilakukan mengingat kondisi medan yang cukup menantang.

Baca Juga :  Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Koordinator Lapangan, Ida Bagus Netra Adnyana, mengatakan tim langsung diberangkatkan pada malam hari.

“Tim berangkat pukul 18.50 WITA menggunakan rescue car serta membawa peralatan SAR air,” ujarnya.

Hingga Senin 6 April 2026, korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Upaya dilakukan dengan menyusuri aliran sungai serta memeriksa titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi korban tersangkut.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Lombok Barat, aparat kecamatan Gunung Sari, hingga kepolisian dan TNI setempat. Selain itu, perangkat desa, relawan, dan masyarakat juga turut membantu proses pencarian.

Baca Juga :  Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Kondisi arus sungai yang deras serta medan yang licin menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan. Meski demikian, pencarian terus dioptimalkan dengan harapan korban segera ditemukan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi wisatawan untuk lebih waspada saat berkunjung ke destinasi alam, terutama di musim dengan debit air tinggi.***

Penulis : Harianto

Berita Terkait

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan
Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade
Api Melalap Desa Wisata Adat Sade
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:24 WITA

Polemik Seputar Hari Jadi Lombok Timur: ‘Onder Afdeling’

Selasa, 1 September 2026 - 20:20 WITA

Gema Alam NTB dan WRI Indonesia Libatkan Perempuan Desa Awasi Kawasan Hijau

Selasa, 1 September 2026 - 19:13 WITA

Lombok Timur Tiba-tiba 131 Tahun: Sang Keliru Carente Mikir

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur: ‘Onder Afdeling’

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Pertanian Lombok Timur Tumbuh 5,08 Persen, Momentum Baru Ekonomi Daerah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:25 WITA

Merawat Ruang Hidup di Hari Kemerdekaan: Komunitas Adat Batu Rentek Mengajak Warga Aikmel untuk Sadar Ekologis

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Nasional

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:31 WITA