Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026. (Foto: Lombokini.com/Widzar Mumtaz Syah).

Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026. (Foto: Lombokini.com/Widzar Mumtaz Syah).

LOMBOKINI.com – Satu dekade pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia menyisakan sejumlah catatan. Berbagai urusan substansi dan teknikal masih memerlukan banyak perbaikan. Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Penelitian Mahasiswa (UKM KPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pun mengambil peran.

Melalui perhelatan akbar KPM International SDGs Competition 2026, mereka mendorong kontribusi aktif terhadap indikator-indikator pembangunan berkelanjutan.

Panitia mengusung tema “A Decade of SDGs: Reflecting the Journey, Accelerating the Goals” dan resmi membuka kompetisi ini pada Selasa, 10 Februari 2026. Ajang ini menjadi wadah bagi para inovator untuk mengevaluasi secara kritis pelaksanaan satu dekade SDGs sekaligus merencanakan percepatan solusi pembangunan berbasis inovasi dan riset.

Baca Juga :  Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB

Executive Director of KPM International SDGs Competition, Muhammad Adzka, menyatakan bahwa kompetisi ini menyasar anak muda dari tingkat lokal hingga global.

“Kami ingin mereka merumuskan percepatan SDGs di berbagai titik pembangunan berkelanjutan sesuai dengan keilmuan masing-masing,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada Lombokini.com, Kamis 19 Maret 2026.

Adzka menambahkan, panitia akan mengundang para inovator terpilih dari berbagai daerah dan mancanegara ke acara puncak.

“Kami akan mempertemukan mereka untuk bertukar ide dan mematangkan gagasan. Para juara dalam setiap kategori akan mendapatkan total hadiah delapan puluh lima juta rupiah, termasuk beasiswa kuliah,” jelasnya.

Baca Juga :  Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Kompetisi yang telah berlangsung sejak 10 Februari 2026 ini akan berlanjut hingga Mei mendatang. Panitia menyiapkan puncak acara yang terdiri dari Final Presentasi, Innovation Summit, dan Awarding Day.

“Penyelenggaraan kompetisi nasional dan internasional tahun ke-4 ini juga memberikan beragam penghargaan, termasuk beasiswa,” tambahnya.

Kesadaran anak muda untuk mendorong Indonesia Emas 2045 juga tercermin dalam beragam agenda pendukung. Panitia menggelar SDGs Festival, Innovation Summit, hingga menyusun buku inovator yang nantinya akan mereka serahkan kepada pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat. ***

Penulis : Widzar Mumtaz Syah

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB
Hashim Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, Dorong Perempuan Awasi Program Pemerintah
Akademisi Puji Pidato Presiden Prabowo, Sebut Beri Pencerahan Visi Bangsa
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu
APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD NTB, Kritisi Carut-marut Program MBG
Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WITA

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:12 WITA

80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WITA

Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Berita Terbaru