Danantara Benahi Tata Kelola dan Perkuat Fondasi Keuangan BUMN

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Kantor BPI Danantara. (Foto: Lombokini.com).

Gedung Kantor BPI Danantara. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) mengkaji ulang seluruh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai langkah penguatan tata kelola dan fundamental bisnis.

Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, dalam keterangan resminya pada Kamis 5 Maret 2026, menyatakan langkah ini merupakan bagian dari proses konsolidasi manajemen baru. Danantara ingin memastikan pengelolaan aset negara berjalan secara transparan, bijak, dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.

“Sebagai manajemen baru dan pemegang mandat pengelolaan aset negara, Danantara Indonesia berkewajiban melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kualitas aset, kebijakan akuntansi, serta disiplin tata kelola di seluruh portofolio. Governance reset ini kami lakukan sebagai langkah penguatan fondasi agar neraca perusahaan mencerminkan kondisi yang aktual, prudent, dan kredibel,” ujar Rohan.

Baca Juga :  Bazar Sedin Tbere: Menikmati Sosis dan Kopi dengan Lanskap Gunung Rinjani dari Bibir Kokoq Reban Samas

Melalui entitas holding operasionalnya, Danantara Asset Management, tim manajemen mengevaluasi berbagai aspek perusahaan. Mereka meninjau kebijakan akuntansi, kualitas dan pencatatan aset, hingga penguatan tata kelola dan manajemen risiko.

Langkah ini bertujuan memastikan pengelolaan BUMN semakin solid, transparan, dan selaras dengan praktik pengelolaan perusahaan yang baik.

Menurut Rohan, fondasi keuangan yang semakin kuat dan disiplin manajemen yang lebih baik akan mendorong BUMN meningkatkan efisiensi, memperbaiki margin operasional, serta menciptakan nilai ekonomi yang nyata bagi negara sebagai pemegang saham.

Baca Juga :  Hashim Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, Dorong Perempuan Awasi Program Pemerintah

“Pertumbuhan yang sehat harus berbasis pada produktivitas dan kinerja operasional. Dengan demikian, kontribusinya terhadap penerimaan negara benar-benar terukur dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Rohan menambahkan, ke depan Danantara tidak hanya mengukur keberhasilan BUMN dari besarnya angka dalam laporan keuangan. Pihaknya juga menilai dari kemampuan perusahaan menghasilkan kinerja yang nyata, seperti laba yang sehat, arus kas yang kuat, serta kontribusi dividen yang berkelanjutan bagi negara.

Danantara menegaskan, proses penguatan tata kelola dan fundamental perusahaan ini akan berlangsung secara bertahap. Pihaknya tetap menjaga stabilitas operasional dan kesinambungan bisnis di seluruh portofolio BUMN. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

BGN Kembali Salurkan MBG dan Serap Masukan dari Pelaksana di Lapangan
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Wabup Lotim Tegaskan Pelaku Judi dan Pinjaman Online Satu KK Auto Dicoret dari Daftar Bantuan Bansos
Z Coffee Hening Resmi Dibuka: Kafe Inklusif 100 Persen Dikelola Disabilitas Hadir di Lombok Timur
Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB
Cetak Wirausaha Muda Mandiri, PW Pemuda NW dan BAZNAS NTB Gelar Pelatihan Manajemen Bisnis
Konten Kreator Diusulkan Punya NIB, DPMPTSP Lotim: Mereka tidak perlu Khawatir dan Bila Perlu Kita Bimtek
Bazar Sedin Tbere: Menikmati Sosis dan Kopi dengan Lanskap Gunung Rinjani dari Bibir Kokoq Reban Samas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:28 WITA

Londo Ireng dan Malu Menjadi Indonesia  (terbuka untuk Prabowo Subianto)

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:13 WITA

Iqbal-Dinda: Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB      

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:53 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:44 WITA

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:11 WITA

Mendedah Era Reformasi: Sebuah Refleksi   

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:12 WITA

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Berita Terbaru