IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

Senin, 13 April 2026 - 18:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat merilis data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) yang terus meningkat. IPM Lotim naik dari 70,65 pada 2023 menjadi 71,48 pada 2024, kemudian melonjak lagi mencapai 72,35 pada 2025.

Tokoh Pendidikan, Dr. H. Lalu Moh. Fahri, MH, menjelaskan kepada Lombokini.com, Senin 13 April 2026, bahwa IPM mencakup tiga dimensi utama, yaitu kesehatan, ekonomi, dan pendidikan.

Ketua STIT Palapa Nusantara itu menyatakan kenaikan IPM tersebut tidak lepas dari kontribusi signifikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur yang kini dipimpin M. Nurul Wathoni, S. Pd., M. Pd.

Baca Juga :  Lebih dari 4.000 Paket Daging Kurban Disalurkan Yayasan Cahaya Untuk Negeri ke Pelosok Lombok Timur

Fahri memaparkan kontribusi Dikbud Lotim melalui dua komponen penting dalam dimensi pendidikan, yaitu rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah.

Fahri menjelaskan, rata-rata lama sekolah merupakan jumlah tahun yang digunakan penduduk dalam menjalani pendidikan formal. Sementara harapan lama sekolah adalah lamanya sekolah yang diharapkan akan dirasakan anak pada usia tertentu di masa depan, dengan perhitungan untuk penduduk berusia tujuh tahun ke atas.

Baca Juga :  Urus SIM Kini Lebih Praktis Lewat Aplikasi SINAR, Satpas Polres Lombok Timur Imbau Warga Manfaatkan Layanan Online

Merujuk pada rilis BPS NTB (2025), Fahri mengungkapkan kenaikan rata-rata lama sekolah di Lombok Timur dari 7,12 tahun (2023) menjadi 7,36 tahun (2024) dan terus meningkat mencapai 7,75 tahun (2025).

Di sisi lain, angka harapan lama sekolah juga menunjukkan kenaikan dari 14,06 tahun (2023) menjadi 14,07 tahun (2024) dan 14,08 tahun (2025), pungkas Fahri. ***

Berita Terkait

Meriah dan Bermakna, 1.448 Dulang Tembolak Beak Semarakkan Festival Muharram Lombok Timur
Dongkrak Sport Tourism dan Ekonomi, Bupati Lepas Ribuan Peserta Be-Rari Half Marathon
Bapenda Lotim Genjot Dua Sektor Pajak Daerah yang Belum Tergarap Maksimal
Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)
Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi
Sukses Digelar, Bupati Lombok Timur Dorong Festival Peresean Kembang Kuning Diadakan 4 Kali Setahun
Tiga Pemenang Sayembara Desain Gedung MICE Lombok Timur Diumumkan, Hadiah Total Rp 325 Juta
Bupati Lotim Pastikan Mutasi Jabatan Kembali Digelar pada Juli 2026

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:32 WITA

Meriah dan Bermakna, 1.448 Dulang Tembolak Beak Semarakkan Festival Muharram Lombok Timur

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:34 WITA

Dongkrak Sport Tourism dan Ekonomi, Bupati Lepas Ribuan Peserta Be-Rari Half Marathon

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:17 WITA

Sukses Digelar, Bupati Lombok Timur Dorong Festival Peresean Kembang Kuning Diadakan 4 Kali Setahun

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13 WITA

Tiga Pemenang Sayembara Desain Gedung MICE Lombok Timur Diumumkan, Hadiah Total Rp 325 Juta

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:31 WITA

Bupati Lotim Pastikan Mutasi Jabatan Kembali Digelar pada Juli 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:24 WITA

Gelar Rotasi Pejabat, Bupati Haerul Warisin Tegaskan Demi Kemajuan Lombok Timur

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:13 WITA

Gaya Unik Kontingen Lotim di MTQ NTB: Dilepas Bupati, Konvoi Vespa Jadul Siap Curi Perhatian di Praya

Berita Terbaru