Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Prabowo di Istana: ‘Jadi Presiden Itu Berat’

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buya Yahya ajak masyarakat doakan Presiden Prabowo usai buka puasa bersama di Istana Negara, Jakarta, Kamis 5 Maret 2026. Ulama kharismatik itu minta dukungan moral dan doa agar presiden kuat jalankan amanah. (Foto: Lombokini.com/Muhammad Asman).

Buya Yahya ajak masyarakat doakan Presiden Prabowo usai buka puasa bersama di Istana Negara, Jakarta, Kamis 5 Maret 2026. Ulama kharismatik itu minta dukungan moral dan doa agar presiden kuat jalankan amanah. (Foto: Lombokini.com/Muhammad Asman).

LOMBOKINI.com – Ulama kharismatis Yahya Zainul Ma’arif atau Buya Yahya mengajak masyarakat mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kekuatan memimpin bangsa. Ia menyampaikan ajakan itu usai menghadiri buka puasa bersama para ulama dan tokoh masyarakat di Istana Negara, Jakarta, Kamis 5 Maret 2026.

“Yang terpenting doa. Karena jadi presiden tidak gampang, berat. Kita harus banyak mendoakan pemimpin kita, bagaimana mereka bisa sukses menjalankan tugasnya,” ujar Buya Yahya.

Baca Juga :  Prabowo Keluarkan Keppres Satgas PHK untuk Lindungi Buruh

Ulama asal Cirebon itu berharap doa masyarakat menjadi energi kebaikan bagi kepemimpinan nasional. “Mendoakan agar beliau sukses, beliau berjaya, umat damai, rakyat bahagia,” lanjutnya.

Buya Yahya juga menyampaikan pesan cinta kepada Prabowo agar momentum Ramadan memperkuat nilai kebaikan dan kedamaian. “Ramadan kita jadikan momentum kebaikan, Ramadan damai, Ramadan penuh keindahan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis ETLE 95 Persen

Terkait kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global, Buya menilai Tanah Air masih aman dan tenteram. Masyarakat, kata dia, dapat menjalankan kewajiban sehari-hari baik secara pribadi, keluarga, maupun kemasyarakatan.

“Indonesia nyaman. Kalau ada hal-hal lain yang urusan dengan luar negeri, tentu ada yang lebih tahu dalam hal ini,” pungkasnya. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

BGN Luncurkan Aplikasi ‘Reviu MBG’ untuk Awasi Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis ETLE 95 Persen
Polri Luncurkan SIM Digital, Pengendara Cukup Tunjukkan di Ponsel
Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri
SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa
Cadangan Beras RI Tembus Rekor 5,37 Juta Ton, Wamentan: Tertinggi dalam Sejarah
Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD
Zulhas: Koperasi Merah Putih Menjadi Offtaker, Agen Pupuk Bersubsidi dan Penyalur Gas 3 Kg

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:17 WITA

Korsleting Listrik ke Tabung Gas, Rumah Warga Paok Lombok Terbakar usai Salat Iduladha

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:34 WITA

Damkarmat Lombok Timur Wajibkan Simulasi Kebakaran untuk Akreditasi Puskesmas

Senin, 25 Mei 2026 - 19:10 WITA

Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:18 WITA

Ratusan Nelayan Lombok Timur Demo Tuntut Kuota BBM Subsidi

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:25 WITA

Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur

Senin, 4 Mei 2026 - 22:40 WITA

Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam

Berita Terbaru

Seorang guru membagikan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa di salah satu sekolah. (Foto: Lombokini.com/Badan Gizi Nasional).

Opini

MBG ‘Big Push’ Bagi Sektor Pendidikan  

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:42 WITA