LOMBOKINI.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur menyemarakkan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dengan berbagai kegiatan. Mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, rangkaian acara ini tidak hanya berfokus pada edukasi dan pelayanan kesehatan, tetapi juga memperkuat kebersamaan melalui olahraga yang sederhana, meriah, dan inklusif, Jum’at 22 November 2025.
Sebagai daya tarik utama, panitia menggelar lomba bola voli plastik yang melibatkan 35 puskesmas se-Kabupaten Lombok Timur. Lomba ini berhasil membangkitkan antusiasme para tenaga kesehatan yang biasa bekerja di garda terdepan pelayanan masyarakat. Semangat sportivitas dan kebersamaan langsung terlihat sejak hari pertama.
Panitia menyulap halaman belakang Kantor Dinas Kesehatan yang merupakan area parkir, menjadi lapangan voli. Mereka mempersiapkan fasilitas dan keamanan pertandingan beberapa hari sebelumnya. Lomba yang mereka mulai pada 22 November ini akan menjadi rangkaian kegiatan yang mewarnai semarak HKN hingga hari puncak.
Panitia mengatur pertandingan dengan sistem turnamen antar-unit kerja. Setiap tim mewakili puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan lainnya di bawah Dinas Kesehatan Lotim.
Mereka memilih penggunaan bola voli plastik untuk menciptakan suasana santai, aman, dan memungkinkan semua peserta menikmati pertandingan tanpa tekanan kompetitif yang berlebihan.
Suasana hangat dan penuh tawa mendominasi jalannya pertandingan, yang mencerminkan kebersamaan sebagai tujuan utama. Para peserta menunjukkan kekompakan dan kreativitas dalam bermain.
Sementara itu, para pendukung dari masing-masing unit kerja menyemarakkan acara dengan yel-yel penyemangat. Meski sederhana, kegiatan ini menyediakan ruang interaksi positif bagi tenaga kesehatan lintas puskesmas.
Salah satu laga, antara tim Rumah Sakit dan Puskesmas Masbagik Baru, mengalami penundaan karena tim dari Masbagik Baru masih mengikuti kegiatan lain. Situasi ini sempat menggeser jadwal, namun panitia berupaya memastikan seluruh tim mendapat kesempatan bertanding secara adil.
Ketua panitia, Rudi, menjelaskan bahwa kelanjutan pertandingan akan mereka tentukan setelah adanya konfirmasi dari tim terkait.
“Jika tim tidak dapat melanjutkan pertandingan sesuai jadwal, maka kami akan menyatakan tim tersebut kalah walk out sesuai aturan turnamen,” tegas Rudi.
Keputusan ini mereka ambil untuk menjaga keteraturan perlombaan dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Meski demikian, panitia tetap memberikan kelonggaran dengan mempertimbangkan kendala operasional yang dihadapi puskesmas. Sebagai bagian dari pelayanan publik, tenaga kesehatan sering kali harus menyesuaikan diri dengan jadwal layanan masyarakat. Oleh karena itu, panitia berusaha menjaga fleksibilitas tanpa mengabaikan prinsip keadilan antar-peserta.
Peserta dan penonton mengapresiasi kegiatan lomba voli plastik ini. Banyak dari mereka menilai kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu mempererat hubungan antar-tenaga kesehatan dari berbagai wilayah. Dalam suasana kerja yang penuh tekanan, ruang untuk berkumpul dan bersenang-senang bersama menjadi hal yang sangat berarti.
Pelaksanaan lomba ini juga menyimbolkan semangat HKN yang mengajak seluruh insan kesehatan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Melalui olahraga ringan seperti voli plastik, pesan hidup sehat tersampaikan dengan cara yang lebih sederhana dan mudah diterima.
Dinas Kesehatan Lombok Timur berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin dalam perayaan HKN di tahun-tahun mendatang. Selain memberikan hiburan, kegiatan ini mereka nilai efektif untuk membangun solidaritas yang kuat di antara tenaga kesehatan. ***
Editor : Najamudin Anaji







