Putra Lombok Timur Pimpin Proyek Strategis Nasional GRR Tuban

Selasa, 1 Juli 2025 - 09:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Sucofindo Episi angkat putra Lombok Timur, Syamsuddin (Bung Syam) sebagai Executive Associate (EA) Proyek Strategis GRR Tuban, pada Senin 30 Juni 2025. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

PT Sucofindo Episi angkat putra Lombok Timur, Syamsuddin (Bung Syam) sebagai Executive Associate (EA) Proyek Strategis GRR Tuban, pada Senin 30 Juni 2025. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com PT Sucofindo Episi, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkemuka, mempercayakan putra terbaik Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Syamsuddin, sebagai Executive Associate (EA) dalam proyek nasional Grass Root Refinery (GRR) Tuban.

Direktur Utama PT Sucofindo Episi, Iwan Eddy Himawanto, menandatangani Surat Penugasan Nomor: 070/EPISI-VI/DRU/2025 pada 30 Juni 2025. Surat tersebut mengukuhkan penugasan prestisius Syamsuddin.

PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) mengelola proyek GRR Tuban sebagai ikon kebangkitan sektor energi Indonesia.

Baca Juga :  Bupati Lombok Timur Luncurkan Bantuan Sembako untuk 198.776 Warga Miskin

Proyek ini mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional serta membangun Indonesia yang berdaulat dan berdikari, bukan sekadar kilang biasa.

Syamsuddin, yang akrab disapa Bung Syam, menyatakan rasa bangganya atas penugasan ini.

“Amanah ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

“Saya akan menjalankan kepercayaan ini dengan totalitas, integritas, dan semangat pengabdian. Inilah saatnya putra daerah mengambil peran besar dalam pembangunan energi nasional,” tegas Bung Syam melalui keterangan resminya, Selasa 01 Juli 2025.

Baca Juga :  Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Melalui penugasan ini, PT Sucofindo Episi menunjukkan komitmennya memberikan kesempatan kepada sumber daya manusia terbaik Indonesia, termasuk dari daerah-daerah, untuk terlibat aktif dalam proyek-proyek vital bangsa.

Indonesia Bangkit, Daerah Bergerak, Energi Nasional Kuat!. Dengan kolaborasi, profesionalisme, dan semangat gotong royong, kita menyongsong masa depan energi Indonesia yang berdaulat. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok
Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB
Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG
Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga
Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 15:31 WITA

Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Selasa, 7 April 2026 - 13:24 WITA

Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Senin, 6 April 2026 - 14:16 WITA

Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo

Kamis, 2 April 2026 - 20:36 WITA

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan, Capai Target RPJMD 2025-2029

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:25 WITA

Majelis Ta’lim Darunnajah Gelar Ziarah Mahabbah Kubra, Rawat Sanad Keilmuan Ulama Lombok Timur

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:59 WITA

Produksi Padi di Lombok Timur Melonjak 155,93 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:44 WITA

Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:53 WITA

Tewas Setelah Hilang Sejam, Penyelam Asal Inggris Ditemukan di Perairan Gili Air

Berita Terbaru

Muktamar Ke-35 NU. (Foto: Lombokini.com).

NTB

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:55 WITA

Ketua Asosiasi UMKM NTB, Deni. (Foto: Lombokini.com).

Ekonomi

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 Apr 2026 - 20:35 WITA