Jadwal Pemberangkatan Damri Rute Terminal Pancor – Sembalun

Sabtu, 13 Januari 2024 - 10:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan Damri parkir di jalur pusuk Sembalun. Photo: facebook damri)

Kendaraan Damri parkir di jalur pusuk Sembalun. Photo: facebook damri)

LOMBOKINI.com – Masyarakat atau wisatawan yang ingin berlibur ke obyek wisata Sembalun ataupun pendakian ke  Gunung Rinjani, kini dipermudah dengan adanya layanan transportasi Damri dari terminal Pancor menuju Sembalun.

Kolaborasi antara Pemerintah Daerah Lombok Timur dan Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) kelas II NTB jenis Damri menyediakan dua unit kendaraan dengan jadwal keberangkatan empat kali sehari.

Berikut jadwal Pemberangkatan dari Terminal Pancor :

• 08:00 pagi

• 09:00 pagi

• 11:30 siang

• 12:30 siang

Tarif uji coba saat ini sekitar Rp 8.500, dan diperkirakan akan berkisar antara Rp 20.000 hingga Rp 25.000 setelah SK tarif resmi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat keluar.

Baca Juga :  Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI

Pembayaran dapat dilakukan tunai atau melalui aplikasi Damri di Playstore.

Pemberangkatan perdana, dilakukan oleh Pj Sekda Lombok Timur H. Hasni, bersama Forkopimda, BPTD, Damri Mataram, pimpinan OPD, BUMD, dan masyarakat sekitar terminal Pancor, pada Rabu 10 Januari 2024.

Hasni berharap layanan ini meningkatkan aksesibilitas ke kawasan Sembalun, membuka peluang wisata bagi masyarakat Lombok Timur yang belum menjelajahi pesona Sembalun.

“Dengan trayek ini, masyarakat Lombok Timur dapat berkunjung ke Sembalun sebagai destinasi wisata yang sudah mendunia,” ujar Hasni.

Baca Juga :  Pemkab Lotim dan PT Energi Selaparang Tandai Batas 25 Hektare Wisata Joben

Selain memudahkan akses masyarakat, dia juga berharap peningkatan kunjungan wisatawan yang semakin tinggi.

Hal ini berdampak terhadap peningkatan dan pengembangan ekonomi masyarakat Sembalun, khususnya dan Lombok Timur pada umumnya. Sejalan pula dengan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

BPTD NTB, diwakili oleh Muhammad Irpan, menyatakan bahwa keberadaan layanan ini dapat menjadi penggerak ekonomi di Lombok Timur dan NTB secara keseluruhan.

“Keberadaan layanan ini adalah bentuk kehadiran negara di masyarakat terkait keterhubungan masyarakat,” ucap Irpan.

“Dengan adanya layanan ini, tercipta peningkatan kunjungan wisatawan dan berdampak positif pada ekonomi lokal”, katanya. ***

Berita Terkait

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:25 WITA

Merawat Ruang Hidup di Hari Kemerdekaan: Komunitas Adat Batu Rentek Mengajak Warga Aikmel untuk Sadar Ekologis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:48 WITA

Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:42 WITA

KPPI dan FITRA NTB Desak DPRD Lotim Kawal Darurat Air-Sampah di Pesisir Selatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16 WITA

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:29 WITA

NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Nasional

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:31 WITA

Peneliti Lombok Research Center (LRC),
Dr. Maharani. (Foto: Istimewa)

Lingkungan

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 Sep 2026 - 22:01 WITA