Home / NTB

LSM dan Mahasiswa NTB Bakal Gelar Unjuk Rasa Desak Pengusutan Dugaan Mark Up Anggaran MBG

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan mahasiswa dan LSM menyampaikan aspirasi saat hearing bersama Kepala Satgas SPPG NTB Fathul Ghani (Asisten 1 Pemprop NTB). (Foto: Lombokini.com).

Perwakilan mahasiswa dan LSM menyampaikan aspirasi saat hearing bersama Kepala Satgas SPPG NTB Fathul Ghani (Asisten 1 Pemprop NTB). (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Lemabaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan mahasiswa di Nusa Tenggara Barat (NTB) bakal menggelar unjuk rasa di Kantor Gubernur NTB, Kamis 12 Maret 2026 pekan depan. Mereka mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan mark up anggaran pada sejumlah program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai kabupaten/kota.

Aksi ini merupakan respons atas langkah Satuan Tugas (Satgas) MBG NTB yang menutup sementara maupun permanen beberapa program bermasalah. Namun, kebijakan itu justru memicu tanda tanya besar di kalangan publik.

Fathurrahman Lord, Direktur LSM NCW, menilai penutupan program tanpa proses hukum tidak menyelesaikan persoalan. Bahkan, langkah itu berpotensi menghilangkan jejak pertanggungjawaban.

Baca Juga :  Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

“Jika benar terjadi mark up anggaran, ini bukan sekadar persoalan administratif. Ini masuk ranah tindak pidana korupsi yang harus ditangani secara hukum, transparan, dan bertanggung jawab,” ujarnya di Mataram, Ahad 8 Maret 2026.

Ia menegaskan, menutup program tanpa audit dan investigasi hanya menciptakan preseden buruk. “Masyarakat berhak tahu siapa yang bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan anggaran publik,” tambahnya.

Senada dengan itu, Hendrawan selaku Ketua Samudra NTB menyoroti pentingnya efek jera. Menurutnya, penyelesaian administratif berisiko menghilangkan praktik korupsi tanpa menyentuh akar masalah. “Kami minta aparat penegak hukum segera turun tangan,” tegasnya.

Dalam pernyataan sikap bersama, Gabungan LSM dan Mahasiswa NTB mendorong Ketua Satgas MBG NTB segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Mereka ingin proses hukum berjalan transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Tak hanya di tingkat provinsi, mereka berharap aksi ini menjadi pemantik gelombang protes serupa di kabupaten/kota sebagai bentuk kontrol publik.

“Gerakan ini bukan sekadar kritik. Tapi untuk memastikan setiap rupiah anggaran daerah benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat,” ujar Yusri, Ketua LSM Edukasi.

Rencananya, unjuk rasa akan digelar pukul 09.00 WITA di halaman Kantor Gubernur NTB. Massa membawa sejumlah tuntutan, antara lain pengusutan tuntas dugaan mark up anggaran, audit menyeluruh terhadap program MBG, serta penegakan hukum terhadap oknum yang terlibat. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata
Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif
Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok
Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB
Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG
Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II
Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah
Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Cepat pada 2025

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:28 WITA

Melankolia Musik Pop Sasak: Kehilangan yang Tidak Pernah Selesai

Senin, 5 Januari 2026 - 14:07 WITA

Lombok Barat: Kabupaten Pariwisata yang Makin Tertinggal?

Minggu, 4 Januari 2026 - 12:06 WITA

Januari 2026: Kegelapan Venezuela dan Dunia Makin Cepat

Berita Terbaru