Home / NTB

Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Cepat pada 2025

Senin, 2 Maret 2026 - 04:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dan Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri dalam sebuah acara di Pulau Sumbawa beberapa waktu lalu. (Foto: Lombokini.com).

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dan Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri dalam sebuah acara di Pulau Sumbawa beberapa waktu lalu. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat pencapaian signifikan dalam pemerataan pembangunan. Target rasio Gini yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 ternyata sudah terlampaui pada September 2025.

Pengamat kebijakan publik, Ir. Lalu Muh. Kabul, M. AP, menjelaskan bahwa rasio Gini merupakan indikator umum untuk mengukur ketimpangan. Nilainya berkisar antara 0 hingga 1.

“Semakin mendekati 0, pembangunan semakin merata. Sebaliknya, semakin mendekati 1, ketimpangan semakin tinggi,” ujarnya, Senin 2 Februari 2026.

Baca Juga :  Inflasi Ramadan 1447 H: Pengamat Minta Eliminasi 'Mutant Statistics'

Kabul merinci target rasio Gini NTB dalam RPJMD 2025-2029 berada pada rentang 0,357 hingga 0,369. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, realisasi rasio Gini pada Maret 2024 sebesar 0,361. Angka itu naik menjadi 0,364 pada September 2024, dan kembali naik ke 0,369 pada Maret 2025. Namun, pada September 2025 justru turun menjadi 0,364.

Baca Juga :  Imigrasi Lombok Timur Deportasi dan Cekal WNA Selandia Baru Pembuat Onar di Gili Trawangan

“Capaian September 2025 sebesar 0,364 itu sudah berada dalam kisaran target 2029, yakni 0,357-0,369. Artinya, target yang seharusnya dicapai empat tahun lagi berhasil diraih lebih cepat,” tegas Kabul.

Menurutnya, percepatan ini menunjukkan keberhasilan pemerataan pembangunan di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Iqbal-Dinda.

“Hal ini erat kaitannya dengan pengembangan desa berdaya yang menjadi implementasi visi NTB Makmur Mendunia,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

LSM dan Mahasiswa NTB Bakal Gelar Unjuk Rasa Desak Pengusutan Dugaan Mark Up Anggaran MBG
Imigrasi Lombok Timur Deportasi dan Cekal WNA Selandia Baru Pembuat Onar di Gili Trawangan
BMKG Minta Masyarakat NTB Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem
Kapolda NTB Resmikan Gedung BPKB Polres Lombok Timur, Tekankan Pelayanan Prima
Usut Korupsi DAK 2023, Jaksa Panggil Mantan Kadisbud NTB
Ratusan Warga Lombok Timur Bongkar Jalan Provinsi, Saluran Irigasi Tersumbat Picu Amarah
Jaksa Limpahkan Berkas ‘Dana Siluman’ DPRD NTB ke Pengadilan, 13 Anggota Dewan Terima Rp 2,2 M
Laskar Sasak Soroti Lambannya Penataan OPD di NTB

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 00:55 WITA

Warga Lengkok Embuk Mamben Lauk Khidmati Peringatan Nuzulul Qur’an, Hadirkan Qori Internasional dan Nasional

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:44 WITA

FKKD Bantah Bupati: Penentuan Desil Penerima Sembako Bukan Usulan Desa

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:58 WITA

Buka Puasa Bersama Media, Bupati Lombok Timur Minta Dikritik

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:43 WITA

Bupati Lombok Timur Luncurkan Bantuan Sembako untuk 198.776 Warga Miskin

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:03 WITA

Dinsos Lotim Turun Tangan Usut Oknum Pendamping PKH Penahan ATM KPM di Sakra Barat

Senin, 9 Maret 2026 - 15:57 WITA

Agen BRILink Sekaligus Pendamping PKH di Lombok Timur Diduga Intimidasi KPM demi Keuntungan Pribadi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:15 WITA

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WITA

Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyampaikan pidato saat buka puasa bersama insan media di Pendopo Bupati, Kamis 12 Maret 2026. Ia meminta wartawan tetap kritis mengawal pembangunan meski telah menjalin hubungan baik dengan pemerintah. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Buka Puasa Bersama Media, Bupati Lombok Timur Minta Dikritik

Kamis, 12 Mar 2026 - 20:58 WITA