Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif

Senin, 13 April 2026 - 13:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal melantik Abul Chair sebagai Sekda NTB di Pendopo Gubernur, Kamis 9 April 2026. (Foto: Lombokini.com).

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal melantik Abul Chair sebagai Sekda NTB di Pendopo Gubernur, Kamis 9 April 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal melantik Abul Chair sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) NTB pada Kamis 9 April 2026. Setelah dilantik, Abul Chair mengemukakan tagline “Kolotan” yang merupakan singkatan dari komit, loyal, dan militan. Ia mengajak semua pihak membangun NTB melalui tagline tersebut.

Namun, pengamat kebijakan publik, Ir. Lalu Muh. Kabul, M.AP, justru menilai tagline itu kontraproduktif. “Mengajak semua pihak membangun NTB sudah memiliki tagline seperti visi dan misi gubernur serta wakil gubernur NTB, juga tagline ASN dalam birokrasi NTB. Kedua tagline itulah yang harus dioptimalkan. Tidak perlu lagi tagline baru yang justru kontraproduktif,” ujar Kabul, Senin 13 April 2026.

Baca Juga :  NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan

Kabul menjelaskan, tagline yang merepresentasikan visi dan misi Gubernur NTB adalah “NTB Makmur Mendunia”. Sementara tagline ASN dalam birokrasi NTB yang ditetapkan secara nasional adalah “BerAKHLAK” singkatan dari nilai inti ASN: Berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Menurut Kabul, secara substantif tagline “Kolotan” yang dikemukakan Abul Chair sudah terangkum dalam “BerAKHLAK”. “Oleh karena itu, tagline itu justru kontraproduktif,” tegasnya.

Baca Juga :  Dua Kader Muda Partai Demokrat Siap Bertarung Perebutkan Kursi Ketua DPD NTB

Dalam konteks tagline, Kabul menilai peran Sekda NTB bukanlah membuat atau menciptakan tagline baru. Sekda justru harus mengomunikasikan tagline yang telah ada secara optimal. Dengan begitu, semua pihak dapat bersinergi secara kolaboratif membangun NTB dan menjadikan NTB sebagai milik bersama. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

NTB Perluas Cakupan MBG dan Targetkan 30 Persen Kebutuhan Pangan dari Produksi Lokal
Bidik Posisi 3 Besar di MTQ XXXI NTB, Lombok Timur Gembleng 54 Kafilah dalam Training Center
NTB Kirim 24.974 Sapi Kurban ke Jabodetabek, Perputaran Uang Tembus Rp 500 M
DPRD NTB Sahkan Raperda Pajak Daerah, Targetkan Tambahan Rp 160 Miliar
TPID NTB Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Idul Adha
Dishub NTB Serahkan Sertifikat Keselamatan ke Perusahaan Angkutan Umum
Abul Chair Dorong ASN NTB Bertransformasi Jadi Agen Perubahan
Pemkab Lotim Ungguli Halmahera Selatan, Raih Penghargaan Creative Financing dari Kemendagri

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:37 WITA

Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis ETLE 95 Persen

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:35 WITA

SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:53 WITA

Cadangan Beras RI Tembus Rekor 5,37 Juta Ton, Wamentan: Tertinggi dalam Sejarah

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WITA

Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD

Senin, 4 Mei 2026 - 23:30 WITA

Zulhas: Koperasi Merah Putih Menjadi Offtaker, Agen Pupuk Bersubsidi dan Penyalur Gas 3 Kg

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:12 WITA

Prabowo Keluarkan Keppres Satgas PHK untuk Lindungi Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:31 WITA

Prabowo Buka Baju dan Peluk Buruh Usai Pidato May Day di Monas

Berita Terbaru