32 Siswa SMA Negeri 1 Selong Lolos SNBP 2025 ke Perguruan Tinggi Ternama

Rabu, 19 Maret 2025 - 22:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKINI.comSMA Negeri 1 Selong mencatat prestasi gemilang dalam SNBP 2025. Sebanyak 32 siswa berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Dari jumlah tersebut, 9 siswa masuk UGM dengan jurusan seperti Kedokteran, Hukum, dan Psikologi. UNDIP menerima 1 siswa di Kedokteran, IPB 1 siswa di Nutrisi, dan UNAIR 1 siswa di Teknologi Kesehatan Gigi.

UNESA menerima 1 siswa di Pendidikan Luar Biasa, sementara UM menerima 5 siswa di Kedokteran dan Pendidikan. UNRAM mencatat penerimaan terbanyak dengan 13 siswa di jurusan unggulan, dan UIN Mataram menerima 1 siswa di Kewirausahaan.

Baca Juga :  Penguatan TC Berjenjang Dongkrak Kemampuan Kafilah MTQ Lotim, Pelatih Antisipasi Jeda Lomba
SMA Negeri 1 Selong
Sebanyak 32 Siswa SMA Negeri 1 Selong Lolos SNBP 2025 ke Perguruan Tinggi Ternama. (Foto: Lombokini.com/Dok. SMA Negeri 1 Selong).

Kepala SMA Negeri 1 Selong, Dr. Hj. Sri Wahyuni, menyampaikan rasa syukur atas prestasi ini. Ia menekankan peran kerja keras siswa, dukungan guru, dan orang tua.

“Kami berharap siswa yang lolos dapat terus belajar dengan semangat dan membawa nama baik almamater,” ujarnya dilansir Lombokini.com dari sman1selong.sch.id, Rabu 19 Maret 2025.

Baca Juga :  Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Dr. Sri Wahyuni juga menegaskan komitmen sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran agar lebih banyak siswa berhasil di masa depan.

Keberhasilan ini diharapkan memotivasi siswa lain untuk merancang strategi belajar, aktif dalam kegiatan akademik dan non-akademik, serta memperkuat prestasi.

Dengan prestasi ini, SMA Negeri 1 Selong kembali membuktikan konsistensinya dalam mencetak lulusan unggul dan berdaya saing tinggi. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya
Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman
DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI
Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)
Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi
Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI
Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Senin, 1 Juni 2026 - 10:30 WITA

Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru