Api Lahap Bukit Sempana Saat Puluhan Pendaki Berkemah

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepana terbakar. View dari bawah bukit, Sembalun.

Sepana terbakar. View dari bawah bukit, Sembalun.

LOMBOKINI.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan wisata alam Bukit Sempana di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, pada Selasa (9/6/2026) sore.

Akibat peristiwa ini, aktivitas pendakian lumpuh total setelah petugas bergerak cepat mengevakuasi puluhan wisatawan yang tengah berkemah di puncak bukit.

Api dilaporkan mulai terdeteksi sekitar pukul 15.00 WITA dan terus membesar menjelang malam hari. Karena titik kebakaran hanya berjarak sekitar 500 meter dari area perkemahan, otoritas terkait langsung melakukan tindakan penyelamatan darurat demi menghindari adanya korban jiwa.

Kapolsek Sembalun, IPTU Lalu Subadri, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa fokus utama tim gabungan saat ini adalah mengamankan para pengunjung yang berada di lokasi.

Baca Juga :  Viral! Video Asusila 4 Remaja di Bawah Umur Meresahkan Warga Tanjung Luar, Pihak Polisi Sedang Menyelidikinya

“Sekitar pukul 18.30 WITA, kami menerima laporan karhutla di Bukit Sempana yang berjarak 500 meter dari lokasi camping. Saat ini pengelola bersama KPH Rinjani Timur sedang mengevakuasi 25 orang pengunjung menuju Pos 1 agar aman dari dampak kebakaran,” terang IPTU Lalu Subadri, Selasa (9/6/2026) malam.

Hingga berita ini diturunkan, kobaran api masih belum dapat dikendalikan. Embusan angin kencang serta topografi bukit yang curam dan terjal menjadi kendala utama bagi petugas di lapangan.

Kepala Resort KPH Rinjani Timur Sembalun, Supandi, menegaskan bahwa pihaknya belum bisa memastikan penyebab maupun luas area yang terbakar karena prioritas malam ini sepenuhnya diarahkan pada keselamatan para pendaki. Upaya pemadaman baru akan direncanakan pada keesokan harinya.

Baca Juga :  Diketahui Punya Riwayat Diabetes, Seorang Pendaki Asal Pringgasela Meninggal Dunia di Bukit Savana Dandaun

“Fokus malam ini adalah mengamankan pengunjung di atas. Kami belum bisa memastikan asal api dan luas lahan yang terbakar karena tim belum bisa menjangkau lokasi. Pemadaman baru bisa dilakukan besok pagi karena medan di malam hari terlalu terjal, ekstrem, dan cuaca sangat dingin,” ungkap Supandi.

Saat ini, personel Kepolisian Sektor Sembalun bersama anggota KPH Rinjani Timur tetap bersiaga di Kantor KPH untuk memantau pergerakan titik api. Sementara itu, penyebab pasti kemunculan api masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

TGB Zainul Majdi Luruskan Nama Pondok dan Organisasi di RDP Kasus Penganiayaan Santri
Viral! Video Asusila 4 Remaja di Bawah Umur Meresahkan Warga Tanjung Luar, Pihak Polisi Sedang Menyelidikinya
Tahanan Asal Keruak Melangsungkan Pernikahan di Balik Jeruji Rutan Polres Lombok Timur
Diketahui Punya Riwayat Diabetes, Seorang Pendaki Asal Pringgasela Meninggal Dunia di Bukit Savana Dandaun
Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
Tragis, Petugas Mitra PLN Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Jaringan di Pohgading
Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:59 WITA

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:18 WITA

Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:08 WITA

DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Berita Terbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan kepada awak media, Senin 20 Juli 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Hukrim

KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang

Senin, 20 Jul 2026 - 17:52 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Dikritik, Roadmap Kebudayaan 2027-2047 Dinilai Sia-sia Tanpa Pembenahan Pegawai. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:53 WITA