Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temuan ini didapatkan setelah petugas melakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan pasca adanya dugaan kasus keracunan. (Foto: Paozan Azima/Lombokini.com).

Temuan ini didapatkan setelah petugas melakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan pasca adanya dugaan kasus keracunan. (Foto: Paozan Azima/Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Timur menemukan kandungan bakteri Escherichia Coli (E-Coli) melebihi ambang batas normal di salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Temuan ini didapatkan setelah petugas melakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan pasca adanya dugaan kasus keracunan.

Pemeriksaan laboratorium dilakukan terhadap dua jenis sampel, yaitu makanan yang tersimpan di bank sampel dapur MBG serta sisa makanan yang telah dikonsumsi oleh penerima manfaat.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur sekaligus Anggota Satgas MBG, Lalu Aries Fahrozi, menjelaskan bahwa setiap SPPG memang diwajibkan menyimpan sampel makanan harian untuk kebutuhan evaluasi dan antisipasi seperti ini. Dari hasil uji klinis, kadar bakteri E-Coli pada salah satu sampel makanan terbukti melonjak di atas batas aman.

Baca Juga :  Aliansi Pemuda Tuding Bulog Lotim Lakukan Pungli dan Gandeng Barang, Kepala Cabang Siap Tindak Oknum

Menurut Aries, tingginya kadar bakteri tersebut diduga kuat dipicu oleh prosedur higienitas dan pengolahan makanan yang kurang tepat.

“Bakteri E-Coli sebenarnya banyak ditemukan di lingkungan sekitar, tetapi pada kadar yang melebihi batas normal seperti temuan ini, bakteri tersebut dapat memicu gangguan kesehatan atau kondisi patologis,” ujar Aries, Rabu 10 Juni 2026.

Baca Juga :  APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD NTB, Kritisi Carut-marut Program MBG

Pihak Dikes sejauh ini belum merilis angka pasti hasil laboratorium tersebut karena masih menunggu penyusunan data resmi yang akan dipublikasikan secara lengkap kepada masyarakat.

Menyusul temuan zat patogen ini, nasib dan keberlanjutan operasional dapur MBG yang bersangkutan masih belum ditentukan. Pihak Dinas Kesehatan akan segera membawa hasil uji laboratorium ini ke tingkat penentu kebijakan.

“Mengenai keputusan kelanjutan operasional dapur tersebut, tentu akan kami bahas dan koordinasikan lebih lanjut bersama Satgas MBG dan pihak-pihak terkait,” pungkasnya. ***

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI
Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru
BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD
TGB Zainul Majdi Luruskan Nama Pondok dan Organisasi di RDP Kasus Penganiayaan Santri
Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?
Viral! Video Asusila 4 Remaja di Bawah Umur Meresahkan Warga Tanjung Luar, Pihak Polisi Sedang Menyelidikinya
Tahanan Asal Keruak Melangsungkan Pernikahan di Balik Jeruji Rutan Polres Lombok Timur

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:19 WITA

Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:07 WITA

BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:39 WITA

Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WITA

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:12 WITA

80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Berita Terbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan kepada awak media, Senin 20 Juli 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Hukrim

KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang

Senin, 20 Jul 2026 - 17:52 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Dikritik, Roadmap Kebudayaan 2027-2047 Dinilai Sia-sia Tanpa Pembenahan Pegawai. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:53 WITA