Polres Ungkap Identitas Mayat Wanita di Pantai Labuhan Haji, Keluarga Tolak Otopsi

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Misteri penemuan mayat seorang wanita di pesisir Pantai Labuhan Haji, Dusun Labu Aji, Desa Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) pada Kamis pagi (4/6/26), akhirnya terungkap terang. Pihak kepolisian bersama tim medis memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Misteri penemuan mayat seorang wanita di pesisir Pantai Labuhan Haji, Dusun Labu Aji, Desa Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) pada Kamis pagi (4/6/26), akhirnya terungkap terang. Pihak kepolisian bersama tim medis memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

LOMBOKINI.com – Misteri penemuan mayat seorang wanita di pesisir Pantai Labuhan Haji, Dusun Labu Aji, Desa Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) pada Kamis pagi (4/6/26), akhirnya terungkap terang. Pihak kepolisian bersama tim medis memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Berdasarkan laporan resmi terbaru dari Polres Lombok Timur, korban berhasil diidentifikasi dengan berinisial R, wanita berusia 60 tahun yang berdomisili di Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur.

Jasad korban pertama kali ditemukan pada pukul 09.00 WITA oleh dua warga setempat, Sumiarti (50) dan Andul Majid (52), dalam posisi tengkurap di tepi pantai. Saksi kemudian melaporkan temuan tersebut ke SPKT Polsek Labuhan Haji.

Mendapat laporan warga, Kapolsek Labuhan Haji Iptu Hidayat Syamsuri, bersama anggota langsung mengamankan TKP, disusul kedatangan Ka SPKT Polres Lotim Iptu Rusli dan Tim INAFIS untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan identifikasi awal.

Baca Juga :  Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Pada pukul 10.30 WITA, jasad korban dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Labuhan Haji menuju RSUD Labuhan Haji.

Anak kandung korban berinisial N, didampingi Kepala Desa Tanjung Luar Saiful Rahman, tiba di RSUD Labuhan Haji sekitar pukul 10.50 WITA.

Anak korban memastikan bahwa jenazah tersebut adalah ibu kandungnya yang dilaporkan sudah dua hari tidak pulang ke rumah. Pihak keluarga juga menegaskan bahwa korban selama ini mengidap gangguan kejiwaan dan kerap pergi dari rumah.

Tim medis RSUD Labuhan Haji yang dipimpin oleh dr. Nurita langsung melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.

“Dari hasil pemeriksaan luar, tim medis memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari 8 jam sebelum ditemukan, ditandai dengan kondisi tubuh yang sudah mengalami kaku mayat,” jelas pihak kepolisian dalam keterangan tertulis.

Baca Juga :  Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Menerima hasil pemeriksaan tersebut, pihak keluarga menyatakan ikhlas dan menganggap kejadian ini sebagai musibah murni. Mereka secara resmi menandatangani surat penolakan otopsi.

Kapolsek Labuhan Haji didampingi petugas RSUD kemudian menyerahkan jenazah korban kepada keluarga untuk dipulangkan dan dimakamkan di Desa Tanjung Luar.

Merespons peristiwa ini, Kapolres Lombok Timur melalui Kasi Humas menyampaikan belasungkawa yang mendalam sekaligus mengeluarkan maklumat penting bagi masyarakat.

Pihak kepolisian mengimbau warga untuk meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga yang membutuhkan perhatian khusus, seperti lansia atau yang mengalami gangguan kejiwaan.

Warga diminta segera melapor ke pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, atau kepolisian terdekat jika ada keluarga yang hilang agar pencarian bisa dilakukan lebih cepat.

Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir juga diminta tetap waspada dan segera melaporkan segala kejadian darurat ke kepolisian melalui Hotline 110.

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade
Api Melalap Desa Wisata Adat Sade
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah
Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:34 WITA

Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43 WITA

Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong

Senin, 8 Juni 2026 - 14:38 WITA

Kesehatan untuk Semua Masih Jauh, Anggaran Kespro Lombok Tengah Anjlok

Senin, 25 Mei 2026 - 10:30 WITA

Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:19 WITA

Ali BD Kritik Pemborgolan Abah Uhel: Perkaranya Utang Biasa, Bukan Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 13:14 WITA

RSUD Praya Bekali 103 Sopir Ambulans Desa Bantuan Hidup Dasar

Berita Terbaru