Viral! Video Asusila 4 Remaja di Bawah Umur Meresahkan Warga Tanjung Luar, Pihak Polisi Sedang Menyelidikinya

Rabu, 8 Juli 2026 - 05:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot video asusila 4 remaja di keruak (sc).

Screenshot video asusila 4 remaja di keruak (sc).

 

LOMBOKINI.com – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya rekaman video bermuatan asusila yang diduga melibatkan seorang anak perempuan di bawah umur sebagai korban.

Dalam video yang viral tersebut, korban tampak dalam kondisi tidak berdaya, diduga dicekoki miras, sementara empat orang remaja laki-laki diduga melakukan perbuatan cabul secara bergiliran.

Peristiwa memilukan tersebut diduga terjadi di kawasan Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, pada Jumat malam, 3 Juni 2026, sekitar pukul 23.00 WITA.

Baca Juga :  Tahanan Asal Keruak Melangsungkan Pernikahan di Balik Jeruji Rutan Polres Lombok Timur

Korban diduga berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) sehingga tidak sadarkan diri saat para pelaku melancarkan aksinya. Hingga saat ini, identitas resmi korban maupun keempat pelaku masih belum diketahui secara pasti.

Merespons keresahan masyarakat akibat beredarnya video tersebut, pihak kepolisian dilaporkan telah bergerak cepat melakukan penelusuran mendalam. Langkah ini diambil untuk mengungkap identitas para pelaku, memastikan kondisi korban, serta memverifikasi kebenaran lokasi kejadian.

Baca Juga :  Diketahui Punya Riwayat Diabetes, Seorang Pendaki Asal Pringgasela Meninggal Dunia di Bukit Savana Dandaun

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan ataupun pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian mengenai perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

Di sisi lain, masyarakat diimbau keras untuk tidak ikut menyebarluaskan atau membagikan kembali rekaman video asusila tersebut demi melindungi hak privasi korban, mencegah sanksi hukum terkait UU ITE, serta tidak memperparah trauma psikologis yang dialami korban.

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

TGB Zainul Majdi Luruskan Nama Pondok dan Organisasi di RDP Kasus Penganiayaan Santri
Tahanan Asal Keruak Melangsungkan Pernikahan di Balik Jeruji Rutan Polres Lombok Timur
Diketahui Punya Riwayat Diabetes, Seorang Pendaki Asal Pringgasela Meninggal Dunia di Bukit Savana Dandaun
Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
Tragis, Petugas Mitra PLN Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Jaringan di Pohgading
Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG
Api Lahap Bukit Sempana Saat Puluhan Pendaki Berkemah

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:19 WITA

Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:07 WITA

BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:39 WITA

Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WITA

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:12 WITA

80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Berita Terbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan kepada awak media, Senin 20 Juli 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Hukrim

KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang

Senin, 20 Jul 2026 - 17:52 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Dikritik, Roadmap Kebudayaan 2027-2047 Dinilai Sia-sia Tanpa Pembenahan Pegawai. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:53 WITA