Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 10:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMAN 1 Keruak, Marianom, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di lapangan sekolah, Senin 1 Juni 2026. (Foto: Lombokini.com).

Kepala SMAN 1 Keruak, Marianom, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di lapangan sekolah, Senin 1 Juni 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Keluarga besar SMAN 1 Keruak menggelar upacara bendera di lapangan sekolah pada Senin, 1 Juni 2026, untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik mengikuti upacara tersebut.

Kepala SMAN 1 Keruak, Marianom, bertindak sebagai Pembina Upacara. Ia memimpin jalannya upacara dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat kebangsaan.

Dalam amanatnya, Marianom mengajak seluruh warga sekolah mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Baca Juga :  Urus SIM Kini Lebih Praktis Lewat Aplikasi SINAR, Satpas Polres Lombok Timur Imbau Warga Manfaatkan Layanan Online

Marianom menyampaikan bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia yang harus kita jaga dan wariskan kepada generasi muda.

“Melalui peringatan ini, saya harap peserta didik memahami pentingnya persatuan, gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air sebagai karakter bangsa,” ujarnya.

Rangkaian upacara meliputi pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945, dan doa bersama.

Baca Juga :  Bupati Lotim Pastikan Mutasi Jabatan Kembali Digelar pada Juli 2026

Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian dengan disiplin dan khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri bangsa.

SMA Negeri 1 Keruak menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen menanamkan nilai luhur Pancasila di lingkungan pendidikan.

Melalui komitmen ini, sekolah berharap dapat melahirkan generasi yang berkarakter, berintegritas, dan berjiwa kebangsaan. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bapenda Lotim Genjot Dua Sektor Pajak Daerah yang Belum Tergarap Maksimal
Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)
Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi
Sukses Digelar, Bupati Lombok Timur Dorong Festival Peresean Kembang Kuning Diadakan 4 Kali Setahun
Tiga Pemenang Sayembara Desain Gedung MICE Lombok Timur Diumumkan, Hadiah Total Rp 325 Juta
Bupati Lotim Pastikan Mutasi Jabatan Kembali Digelar pada Juli 2026
Gelar Rotasi Pejabat, Bupati Haerul Warisin Tegaskan Demi Kemajuan Lombok Timur
Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:42 WITA

MBG ‘Big Push’ Bagi Sektor Pendidikan  

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:05 WITA

NTB Kirim 24.974 Sapi Kurban ke Jabodetabek, Perputaran Uang Tembus Rp 500 M

Senin, 18 Mei 2026 - 14:42 WITA

Menjelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Sidak Distributor dan Gelar Pasar Murah

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:57 WITA

Percepatan Swasembada Pangan: Inpres Prabowo Subianto 

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Senin, 4 Mei 2026 - 16:14 WITA

Haroen: Potensi BBNKB di Samsat Selong Capai Rp 41 Miliar per Tahun

Berita Terbaru

Stok Pertalite Tersedia, Pertamina Siaga Penuhi Kebutuhan di Seluruh Wilayah. (Foto: Tamrin/Lombokini.com).

Nasional

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:25 WITA

Sayangnya, lompatan teknologi dalam 200 tahun terakhir telah membalikkan hierarki tersebut. Alat yang awalnya diciptakan untuk membantu manusia, kini berbalik mengendalikan sang penciptanya sendiri.

Pendidikan

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:06 WITA

Fenomena ini diperparah oleh dominasi masyarakat platform digital yang dikontrol oleh kepentingan profit industri, sehingga mengikis naluri organik dan kedaulatan berpikir manusia demi mengejar kecepatan serta validasi semu.

Pendidikan

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Jumat, 12 Jun 2026 - 15:00 WITA