Seleksi Nakes Teladan Tingkat Provinsi NTB 2026, Lombok Timur Usung Tiga Inovasi Unggulan

Selasa, 30 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur menggelar Penilaian Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 di Selong, Selasa (30/6/2026).

Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur menggelar Penilaian Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 di Selong, Selasa (30/6/2026).

 

LOMBOKINI.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur menggelar Penilaian Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 di Selong, Selasa (30/6/2026).

Ajang ini bertujuan menyeleksi figur kesehatan terbaik yang akan mewakili daerah, sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasi, integritas, dan inovasi pelayanan langsung kepada masyarakat.

Terdapat lima peserta yang telah berhasil melewati seluruh tahapan seleksi awal, termasuk kelengkapan administrasi, penulisan esai, hingga pembuatan video inovasi.

Di hadapan tim penilai provinsi, para peserta diuji secara objektif, transparan, dan akuntabel berdasarkan rekam jejak, kompetensi profesi, serta kontribusi nyata mereka terhadap program pembangunan kesehatan daerah.

Selain menjadi wadah kompetisi, penilaian ini difungsikan sebagai stimulus untuk mendongkrak mutu pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan se-Kabupaten Lombok Timur.

Pada tahapan presentasi, para peserta memaparkan program inovatif yang telah mereka terapkan di wilayah kerja masing-masing.

Tiga tenaga kesehatan yang diuji membawa terobosan inovasi masing-masing di bidangnya. Di sektor keperawatan, Riny Afrianty, S.Kep., Ners., menghadirkan inovasi “Cegah Dia SC” yang berfokus pada pencegahan Diabetes Mellitus melalui sistem screening.

Baca Juga :  333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Sementara itu, dari bidang Tenaga Promosi Kesehatan, Ika Permatasari, SKM, mengusung gerakan aktivitas fisik guna mengantisipasi penyakit lewat program “GEMA CEPAT AKSI”.

Tak ketinggalan, Ida Lailatul Husna, S.Tr.Gz, selaku Tenaga Gizi, turut menampilkan program terobosannya yang diberi nama “GUSI PLUS”.

Perwakilan Tim Penilai Provinsi NTB, Maksum, M.M., menjelaskan bahwa pemaparan langsung mengenai pengalaman terbaik (best practice) ini merupakan indikator krusial dalam penilaian.

“Presentasi berbagai inovasi dan pengalaman terbaik di tempat tugas masing-masing ini menjadi bahan evaluasi utama kami untuk menentukan nakes yang benar-benar memenuhi kriteria teladan di tingkat provinsi,” ujar Maksum.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus memberikan ruang bagi para nakes yang mampu menunjukkan performa di atas rata-rata.

Melalui pemberian penghargaan ini, iklim kerja di sektor kesehatan diharapkan menjadi lebih kompetitif dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Baca Juga :  333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, H. Lalu Aries Fahrozi, M.Kep., menyatakan bahwa peran tenaga kesehatan sangat strategis dalam mendongkrak derajat kesehatan masyarakat secara umum.

“Pemerintah daerah terus memberikan apresiasi kepada nakes yang menunjukkan kinerja terbaik untuk menjadi teladan. Kami berharap kegiatan ini memotivasi mereka dalam meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, serta menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada kepuasan pasien,” tegas Aries Fahrozi.

Dengan ketatnya proses verifikasi aspek kompetensi, pengalaman kerja, hingga capaian kinerja, Pemkab Lombok Timur optimistis perwakilan yang terpilih nantinya mampu berbicara banyak di tingkat provinsi.

Insan kesehatan yang keluar sebagai pemenang diharapkan tidak hanya mengharumkan nama daerah di kancah NTB, tetapi juga menjadi pemantik semangat (role model) bagi rekan sejawat di pelosok Lombok Timur.

Momentum ini dinilai krusial untuk terus menumbuhkan semangat pengabdian dan pelayanan prima demi mewujudkan masyarakat Lombok Timur yang sehat dan mandiri (Smart).

Penulis : Paozan Azima

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting
Kejar Target UHC, Pemda Lotim Dorong Kepesertaan BPJS Kesehatan Segmen Pekerja
Bupati Lombok Timur Resmikan Medica Clinic Sembalun, Layani Wisatawan dan Masyarakat
Cek Gula Darah hingga Kolesterol, Dinkes Lotim Buka Layanan Gratis bagi Pengunjung Festival Muharram
Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong
DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal
Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:55 WITA

Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:46 WITA

Seleksi Nakes Teladan Tingkat Provinsi NTB 2026, Lombok Timur Usung Tiga Inovasi Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:05 WITA

Kejar Target UHC, Pemda Lotim Dorong Kepesertaan BPJS Kesehatan Segmen Pekerja

Senin, 22 Juni 2026 - 16:48 WITA

Bupati Lombok Timur Resmikan Medica Clinic Sembalun, Layani Wisatawan dan Masyarakat

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh Edwin Hadiwijaya memaparkan dua raperda dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang I DPRD Lombok Timur, Jumat (25/9/2026). Kedua raperda itu ialah Raperda Perubahan APBD Tahun 2026 dan Raperda Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pekerjaan Rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahiddin Selong. (Foto: Lombokini.com)

Pemerintahan

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:52 WITA

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA