Tanggap Darurat Banjir di Lombok Barat: 1.500 KK Terdampak, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik

Rabu, 12 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggap Darurat Banjir di Lombok Barat, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik. (Foto: Lombokini.com/Istimewa)

Tanggap Darurat Banjir di Lombok Barat, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik. (Foto: Lombokini.com/Istimewa)

LOMBOKINI.com – Bencana banjir melanda Kabupaten Lombok Barat setelah hujan deras mengguyur pada Senin, 10 Februari 2025. Akibatnya, sungai dan drainase meluap, merendam permukiman warga dan fasilitas umum hingga ketinggian 70 sentimeter.

Tiga kecamatan terdampak, meliputi Labuapi, Gerung, dan Kediri. Beberapa desa yang terendam banjir antara lain Desa Perampuan, Kuranji, Kuranji Dalang, Karang Bongkot, Bajur, dan Talaga Waru di Kecamatan Labuapi; Dusun Jeranjang di Kecamatan Gerung; serta Desa Jagaraga Indah, Banyumulek, dan Kediri Selatan di Kecamatan Kediri.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda

Sebanyak 1.500 kepala keluarga (KK) terdampak banjir, dan jumlah pengungsi masih dalam pendataan. Beberapa lokasi pengungsian telah didirikan di sejumlah desa terdampak.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat telah menetapkan status tanggap darurat selama 30 hari, mulai dari 15 Januari hingga 13 Februari 2025.

Kementerian Sosial RI melalui Sentra Paramitha Mataram bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik senilai Rp 333.670.550. Bantuan ini terdiri dari makanan anak, selimut, peralatan dapur, tenda gulung, kasur, dan makanan siap saji.

Baca Juga :  Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial, Masyrani Mansyur, memastikan bantuan telah dikirim dan akan segera didistribusikan kepada warga terdampak.

Pihaknya juga terus memantau kondisi lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal. Hingga Selasa (11/2), banjir masih menggenangi beberapa titik permukiman.

Namun, layanan pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak terus berjalan, didukung oleh berbagai pihak, termasuk Kementerian Sosial, Dinas Sosial Provinsi NTB, Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, Tagana, TNI-Polri, dan instansi terkait lainnya.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan
Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:56 WITA

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Selasa, 8 September 2026 - 20:10 WITA

Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:43 WITA

Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan

Berita Terbaru