LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Barat H Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati Hj Nurul Adha melepas 54 kafilah untuk bertanding pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 tingkat Provinsi NTB di Lombok Tengah, Kamis 4 Juni 2026. Pada kesempatan yang sama, Bupati menunjuk H Lalu Winengan sebagai ketua kafilah.
Dalam arahannya, LAZ menargetkan Lombok Barat merebut gelar juara umum. Namun, ia mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan target tersebut sebagai beban mental yang merusak konsentrasi.
“Betul MTQ ini perlombaan, tetapi yang dilombakan adalah kitab suci. Luruskan niat saat ini sebagai ibadah. Juara itu urusan kesekian, yang utama adalah ketenangan. Jangan pikirkan yang lain-lain, banyak istirahat, dan berdoalah,” ujar LAZ menyemangati peserta.
Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa 54 duta Lombok Barat ini merupakan orang-orang pilihan. Sebab, mereka telah menyisihkan ratusan kompetitor melalui proses seleksi dan pembinaan yang sangat ketat.
“Anak-anakku semua ini adalah pilihan terbaik dari 750 ribu penduduk Lombok Barat. Untuk sampai di posisi ini, kalian telah melalui perjuangan yang tidak mudah, melalui training center (TC) yang komplit. Kalian membawa nama daerah,” imbau LAZ.
Tak hanya itu, LAZ memastikan pemerintah daerah menyiapkan seluruh kebutuhan kafilah, termasuk bonus dan anggaran bagi para juara. Di sisi lain, ia meminta tim pendamping menjaga suasana hati dan pikiran peserta tetap bahagia serta bebas dari masalah.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Lombok Barat, Hj Mutmainnah, melaporkan bahwa kafilah Lombok Barat berjumlah 54 peserta, terdiri dari 27 putra dan 27 putri. Menurutnya, mereka akan berlaga di delapan cabang perlombaan dan 26 golongan.
Untuk mendukung para peserta, Pemkab Lombok Barat menerjunkan 20 pembina dan pelatih dari unsur pimpinan pondok pesantren serta mantan peserta MTQ tingkat nasional. Selain itu, pihaknya juga menugaskan 20 panitia dari unsur Kementerian Agama dan Bagian Kesra untuk mendampingi para peserta.
Sebelum uji publik, jelas Mutmainnah lebih lanjut, pihaknya melakukan pendampingan oleh psikolog dari RSUD Tripaat Gerung. Langkah ini, kata dia, untuk meningkatkan rasa percaya diri serta meminimalisir rasa cemas atau demam panggung pada calon peserta.
Dengan persiapan komprehensif ini, ia berharap kafilah Lombok Barat mampu menorehkan prestasi gemilang dan mengharumkan nama daerah, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Mohon doanya dari kita semua, semoga Kabupaten Lombok Barat menjadi kabupaten yang berprestasi dan membawa pulang hasil terbaik,” pungkasnya. ***
Penulis : Najamudin Anaji







