Malam Ta’aruf MTQ NTB: Sekda Tegaskan Al-Qur’an Kunci Keberkahan Pembangunan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Tengah menyatakan kesiapan penuh daerahnya untuk menjadi tuan rumah yang ramah dan aman bagi seluruh peserta Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal tersebut disampaikannya dalam acara Malam Ta’aruf yang digelar sebagai bentuk penyambutan resmi bagi para kafilah.

Bupati Lombok Tengah menyatakan kesiapan penuh daerahnya untuk menjadi tuan rumah yang ramah dan aman bagi seluruh peserta Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal tersebut disampaikannya dalam acara Malam Ta’aruf yang digelar sebagai bentuk penyambutan resmi bagi para kafilah.

LOMBOKINI.com — Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Abul Chair, menegaskan bahwa Al-Qur’an harus menjadi kompas utama dalam mengawal gerak pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Malam Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi NTB yang berlangsung khidmat di Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam pidatonya, Abul Chair mengingatkan seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah bahwa kemajuan fisik suatu daerah tidak akan bermakna tanpa landasan spiritual yang kokoh.

“Jika pembangunan membutuhkan jalan, kekuatan, dan keberkahan, maka Al-Qur’an adalah petunjuk, sumber kekuatan, sekaligus kunci keberkahannya,” ujar Abul Chair.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum MTQ kali ini sebagai gerakan bersama dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an. Langkah ini dinilai strategis untuk mewujudkan visi NTB yang makmur, berdaya saing global, namun tetap religius.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran

Di hadapan ratusan kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-NTB, Sekda juga menekankan bahwa Malam Ta’aruf bukan sekadar seremoni pembuka.

Ia menyebut agenda ini sebagai “malam perjumpaan hati” dan ruang pertemuan perjuangan bagi generasi muda pencinta Al-Qur’an, khususnya mereka yang telah menempuh perjalanan jauh dari Pulau Sumbawa, Bima, dan Dompu.

Kepada para peserta, Abul Chair berpesan agar tidak terjebak pada orientasi juara semata. Menurutnya, esensi tertinggi dari MTQ adalah proses belajar, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

“Jangan pernah berpikir siapa juaranya. Sejak Saudara-Saudari memutuskan belajar dan mengamalkan Al-Qur’an, pada hakikatnya Anda telah menjadi pemenang di sisi Allah,” tegasnya.

Selain memberikan motivasi kepada para kafilah, Pemerintah Provinsi NTB bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) turut menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kabupaten Lombok Tengah yang bertindak sebagai tuan rumah.

Abul Chair memuji kesiapan panitia serta kehangatan masyarakat lokal yang telah menyambut dan memfasilitasi para tamu dari berbagai penjuru bumi gora.

Ia berharap ikatan persaudaraan yang terjalin selama kompetisi ini dapat memperkuat persatuan dan menjadi modal sosial yang berharga bagi masa depan NTB.

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Jadi Tuan Rumah MTQ NTB, Bupati Lombok Tengah Jamin Kenyamanan Ratusan Kafilah
Tekan Inflasi, Pemprov NTB Gelar Pangan Murah di Lombok Barat
Bupati Lombok Barat Lepas 54 Kafilah, Target Juara Umum MTQ NTB
Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo
Polda NTB Tangkap Anak Kandung Diduga Bakar Mayat Ibunya di Lombok Barat
Gubernur NTB Prioritaskan Perbaikan Hulu untuk Atasi Banjir Berulang

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:28 WITA

Londo Ireng dan Malu Menjadi Indonesia  (terbuka untuk Prabowo Subianto)

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:13 WITA

Iqbal-Dinda: Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB      

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:53 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:44 WITA

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:11 WITA

Mendedah Era Reformasi: Sebuah Refleksi   

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:12 WITA

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Berita Terbaru