Pj Gubernur Hassanudin Beri Bantuan Korban Banjir Bandang di Nanga Wera Bima

Rabu, 5 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur NTB, Hassanudin Berikan Bantuan dan Solusi untuk Korban Banjir Bandang di Nanga Wera. (Foto: Lombokini.com/ntbprov.go.id).

Pj Gubernur NTB, Hassanudin Berikan Bantuan dan Solusi untuk Korban Banjir Bandang di Nanga Wera. (Foto: Lombokini.com/ntbprov.go.id).

LOMBOKINI.com – Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hassanudin, melakukan kunjungan langsung ke Desa Nanga Wera, Kabupaten Bima, yang terkena dampak banjir bandang. Bencana ini telah menelan korban jiwa serta menyebabkan kerugian materil dan immateril yang cukup besar.

Dalam kunjungannya pada Rabu, 5 Februari 2025, Pj Gubernur didampingi oleh Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri, dan menyerahkan bantuan langsung kepada para korban.

Selama kunjungan tersebut, Pj Gubernur Hassanudin beserta rombongan meninjau berbagai fasilitas umum yang rusak akibat banjir, termasuk akses jalan yang hampir terputus, jembatan yang hancur, serta kondisi rumah warga dan area persawahan yang porak-poranda.

Baca Juga :  Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Hassanudin juga mengadakan diskusi dengan Camat, Kepala Desa, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dan petugas lapangan untuk mencari solusi terbaik dalam penanganan bencana, terutama terkait pencarian korban yang masih hilang.

“Duka saudara kita di Wera harus kita pikul bersama. Wera dan sejumlah daerah di sekitarnya yang terdampak bencana harus segera pulih,” kata Hassanudin.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, NTB, sebanyak 860 warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Ambalawi dan Wera.

Baca Juga :  Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

Bencana ini memengaruhi 10 desa, termasuk Desa Tolowata, Rite, Nipa, Mawu, Talapiti, dan Kole di Kecamatan Ambalawi. Sementara itu, di Kecamatan Wera, banjir berdampak pada warga di Desa Nangawera, Wora, Nunggi, dan Oi Tui. Tercatat, tiga orang meninggal dunia, dan lima orang lainnya masih dalam proses pencarian.

“Saya ikut berduka atas apa yang melanda Nanga Wera. Semoga korban yang hanyut terbawa banjir segera ditemukan dan dampak dari bencana dapat segera dipulihkan, seperti kerusakan jalan, jembatan, dan lain sebagainya,” kata Pj Gubernur Hassanudin. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes
LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta
Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN
Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun
Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan
Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT
Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:33 WITA

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:01 WITA

Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:14 WITA

Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA