Gedung Kantor Bupati Lombok Timur, Aset Mahal yang Terabaikan karena Anggaran Minim

Selasa, 4 Februari 2025 - 23:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Megah Kantor Bupati Lombok Timur, Aset Mahal yang Terabaikan Akibat Anggaran Minim. (Foto: Lombokini.com/Dokumen www.ntbpos.com).

Gedung Megah Kantor Bupati Lombok Timur, Aset Mahal yang Terabaikan Akibat Anggaran Minim. (Foto: Lombokini.com/Dokumen www.ntbpos.com).

LOMBOKINI.com – Gedung kantor Bupati Kabupaten Lombok Timur yang megah dan dibangun dengan biaya mahal ternyata hanya memiliki anggaran pemeliharaan sebesar Rp 100 juta per tahun.

Anggaran yang terbatas ini dinilai tidak mencukupi untuk menangani berbagai keluhan terkait kondisi bangunan yang semakin memprihatinkan.

Plt. Kabag Umum Setda Kabupaten Lombok Timur, GN Farhan, mengakui bahwa anggaran yang ada saat ini tidak mampu mengakomodir semua kebutuhan perawatan gedung.

“Anggaran pemeliharaan gedung Bupati Lombok Timur hanya Rp 100 juta per tahun. Dana tersebut hanya bisa digunakan untuk menangani keluhan-keluhan dari para kepala dinas yang berkantor di gedung ini, dan itupun tidak bisa dilakukan secara menyeluruh,” kata Farhan pada Selasa, 4 Februari 2025.

Farhan berharap, kepemimpinan baru ke depan dapat mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk perawatan gedung. “Kami berharap pemimpin yang baru nanti dapat memprioritaskan anggaran lebih besar untuk perawatan gedung ini,” tabahnya.

Baca Juga :  Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Kondisi Bangunan Pasca Gempa 2018 Belum Tertangani

Farhan juga mengungkapkan bahwa gedung bupati ini belum sepenuhnya pulih dari dampak gempa bumi yang melanda Lombok pada tahun 2018.

“Sejak dibangun hingga saat ini, terutama pasca gempa 2018, kondisi bangunan belum tertangani dengan baik. Perbaikan menyeluruh masih sangat dibutuhkan,” kstanya.

Dia menegaskan bahwa perawatan gedung kantor bupati sangat penting mengingat nilai investasi yang besar dalam pembangunannya.

“Kita membangun gedung ini dengan biaya yang tidak sedikit, jadi tidak boleh dibiarkan tanpa perawatan yang memadai. Namun, kami juga harus realistis melihat kondisi anggaran yang tersedia,” ujarnya.

Rembesan Air dan Retakan Tembok Jadi Masalah Utama

Dari pantauan media, kondisi gedung bupati saat ini cukup memprihatinkan. Terdapat rembesan air dari plafon di beberapa kamar kecil serta retakan di beberapa tembok ruangan. Kerusakan ini diduga kuat merupakan dampak dari gempa bumi 2018 yang belum sepenuhnya diperbaiki.

Baca Juga :  Melalui 'Polantas Menyapa', Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Farhan mengakui bahwa untuk menentukan biaya perawatan total yang dibutuhkan, diperlukan kajian lebih lanjut dari ahli konstruksi.

“Kita harus mendengarkan rekomendasi dari ahli konstruksi terlebih dahulu, termasuk apa saja yang perlu diperbaiki dan berapa biaya yang dibutuhkan,” ucapnya.

Harapan dari Kepemimpinan Baru

Farhan menegaskan bahwa perawatan gedung bupati harus dilakukan secara total agar bangunan yang megah ini tetap berfungsi dengan baik.

“Perawatan gedung ini penting untuk menjaga aset daerah. Kami berharap ada kebijakan yang lebih baik dari pemimpin baru untuk memastikan gedung ini tetap terpelihara dengan baik,” pungkasnya.

Dengan kondisi anggaran yang terbatas dan kerusakan yang semakin nyata, nasib gedung kantor Bupati Lombok Timur kini bergantung pada kebijakan dan prioritas anggaran dari kepemimpinan yang akan datang. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI
Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru
BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD
Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?
Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:32 WITA

Lombok Barat Dikutuk Guru Dane

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:53 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:44 WITA

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:11 WITA

Mendedah Era Reformasi: Sebuah Refleksi   

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:12 WITA

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:42 WITA

MBG ‘Big Push’ Bagi Sektor Pendidikan  

Berita Terbaru

Gedung Kantor Bupati Lombok Barat. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Lombok Barat Dikutuk Guru Dane

Kamis, 23 Jul 2026 - 10:32 WITA

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan kepada awak media, Senin 20 Juli 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Hukrim

KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang

Senin, 20 Jul 2026 - 17:52 WITA