Wisatawan Belanda Jatuh ke Jurang Rinjani, Dievakuasi Darurat ke Bali

Kamis, 17 Juli 2025 - 17:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisatawan Belanda Jatuh ke Jurang Rinjani, Dievakuasi Darurat ke Bali. (Foto: Lombokini.com/Tim SAR).

Wisatawan Belanda Jatuh ke Jurang Rinjani, Dievakuasi Darurat ke Bali. (Foto: Lombokini.com/Tim SAR).

LOMBOKINI.com Seorang wisatawan Belanda, Sarah Tamar Van Hulten (SVTH), terjatuh ke jurang sedalam 30 meter di Gunung Rinjani, Kamis 17 Juli 2025.

Tim gabungan segera mengevakuasi dan menerbangkannya ke Rumah Sakit Bali International Medical Centre (RS BIMC) dengan helikopter darurat.

Korban terjatuh sekitar pukul 13.00 WITA saat mendaki jalur Sembalun menuju Danau Segara Anak. Pemandu lokal, Karman Faturangga, melaporkan insiden ini kepada petugas Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

“Korban terpeleset hanya 50 meter sebelum mencapai jembatan tujuan,” jelas salah seorang petugas TNGR.

Baca Juga :  Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Tim gabungan dari TNGR, Polsek Sembalun, Koramil, Basarnas, dan Edelweis Medical Help Center (EMHC) langsung bergerak menuju lokasi di medan terjal.

Menyadari SVTH mengalami luka serius di belakang kepala dan cedera leher, tim memutuskan meminta evakuasi udara melibatkan tim rescue dari Pos SAR Kayangan dan helikopter dari SGI Air Bali. 

SGI Air Bali pun menerjunkan helikopter darurat dari Denpasar pukul 15.00 WITA.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak

Helikopter tiba di Pelawangan Sembalun pukul 16.45 WITA. Tim berhasil mengangkat Sarah sembilan menit kemudian dan langsung menerbangkannya ke RS BIMC Bali.

“Ini evakuasi tercepat tahun ini di Rinjani. Tim bergerak sangat sigap,” puji seorang petugas EMHC.

Lokasi kejadian ini mengkhawatirkan karena berdekatan dengan tempat kecelakaan pendaki Swiss sebelumnya.

Pihak berwenang menegaskan Sarah mendaki secara legal dengan pemandu resmi, sembali mengingatkan bahaya Rinjani.

Mereka kini memperketat koordinasi untuk mengantisipasi insiden serupa. ***

Berita Terkait

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah
Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan
Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi
Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin
Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak
Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak
TGB Zainul Majdi Luruskan Nama Pondok dan Organisasi di RDP Kasus Penganiayaan Santri
Viral! Video Asusila 4 Remaja di Bawah Umur Meresahkan Warga Tanjung Luar, Pihak Polisi Sedang Menyelidikinya

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Wabup Lantik 61 Pj Kepala Desa, Bupati Lombok Timur Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:26 WITA

Truk Overload Galian C Merusak Jalan Utama Desa Kalijaga Timur

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Wabup Pimpin Upacara HUT ke- 81 RI, Bupati Lotim Serukan Partisipasi Masyarakat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:35 WITA

DPM Unram Siapkan Gugatan ke PTUN soal Pergeseran Dana BTT Rp 484 Miliar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Berita Terbaru

Ribuan pengunjung memadati Lapangan Barokah pada pembukaan Festival Gawe Beleq, Senin malam 17 Agustus 2026. [Foto: Lombokini.com]

Hiburan

Ribuan Warga Padati Pembukaan Festival Gawe Beleq Sakra Barat

Selasa, 18 Agu 2026 - 01:20 WITA