Damkarmat Lombok Timur Wajibkan Simulasi Kebakaran untuk Akreditasi Puskesmas

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puskesmas Selong bersama tim Damkarmat Lombok Timur menggelar simulasi penanggulangan kebakaran secara kolektif, Selasa 26 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com).

Puskesmas Selong bersama tim Damkarmat Lombok Timur menggelar simulasi penanggulangan kebakaran secara kolektif, Selasa 26 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan kebakaran di fasilitas publik dan sektor usaha. Kini, Damkarmat tidak hanya mengimbau, tetapi mewajibkan simulasi penanggulangan kebakaran sebagai syarat administratif akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Kepala Dinas Damkarmat Lombok Timur, Lalu Dami Ahyani, menegaskan bahwa setiap Puskesmas yang mengajukan akreditasi harus menyertakan bukti otentik telah menggelar simulasi proteksi kebakaran.

“Kalau Puskesmas akan akreditasi, harus ada bukti sudah dilakukan simulasi proteksi kebakaran. Itu menjadi salah satu persyaratan administrasi yang wajib dipenuhi,” tegas Lalu Dami kepada media, Selasa 26 Mei 2026.

Lalu Dami menjelaskan, Puskesmas tidak boleh melaksanakan simulasi secara formalitas atau hanya melibatkan segelintir petugas keamanan. Damkarmat mewajibkan seluruh komponen di dalam Puskesmas, mulai dari manajemen, dokter, perawat, tenaga administrasi, hingga petugas kebersihan, ikut serta dalam simulasi.

Setelah semua unsur berhasil melaksanakan simulasi menyeluruh, Damkarmat langsung menerbitkan sertifikat atau bukti resmi bahwa Puskesmas tersebut siap dalam proteksi kebakaran.

Baca Juga :  Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

“Sejauh ini, sejumlah fasilitas kesehatan di Lombok Timur sudah mulai mengimplementasikan komitmen tersebut,” ungkap Lalu Dami.

Puskesmas Selong tercatat sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang sukses menggelar simulasi ini secara kolektif bersama tim Damkarmat.

“Beberapa Puskesmas lain di wilayah Lombok Timur juga sedang mengantre dan menjadwalkan agenda serupa,” terang Lalu Dami.

Lebih lanjut, Lalu Dami menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk mental siap siaga (emergency preparedness). Ia berharap seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di Lombok Timur memiliki inisiatif tinggi dan tidak pasif.

“Kami harap semua PKM segera melakukan simulasi mengatasi kebakaran ini, jangan menunggu kejadian dulu baru belajar. Pencegahan dan edukasi harus berada di depan,” imbuh Lalu Dami.

Damkarmat Lombok Timur juga menyoroti sektor swasta dan pelaku usaha kuliner yang memiliki risiko kebakaran tinggi, terutama di area dapur. Secara khusus, Lalu Dami menyebut Dapur MGB sebagai salah satu contoh usaha yang krusial untuk segera menggelar simulasi serupa.

Baca Juga :  Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Menurut Lalu Dami, karyawan di sektor kuliner sangat perlu memahami dasar-dasar fire fighting. Minimal, mereka harus memiliki keterampilan menjinakkan api skala kecil, seperti menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) atau kain basah saat terjadi kebocoran gas atau korsleting.

“Begitu juga dengan Dapur MGB, seharusnya melakukan simulasi untuk belajar mengatasi kebakaran. Minimal, mereka tahu apa yang harus dilakukan untuk melokalisir api sebelum armada bantuan dari Damkarmat tiba di lokasi,” pungkas Lalu Dami.

Melalui langkah preventif yang masif ini, Damkarmat Lombok Timur berharap dapat menekan angka fatalitas akibat kebakaran sekecil mungkin sekaligus mewujudkan ruang publik dan lingkungan usaha yang aman bagi masyarakat luas. ***

Penulis : Paozan Azima

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Dongkrak Sport Tourism dan Ekonomi, Bupati Lepas Ribuan Peserta Be-Rari Half Marathon
Bapenda Lotim Genjot Dua Sektor Pajak Daerah yang Belum Tergarap Maksimal
Sukses Digelar, Bupati Lombok Timur Dorong Festival Peresean Kembang Kuning Diadakan 4 Kali Setahun
Tiga Pemenang Sayembara Desain Gedung MICE Lombok Timur Diumumkan, Hadiah Total Rp 325 Juta
Bupati Lotim Pastikan Mutasi Jabatan Kembali Digelar pada Juli 2026
Gelar Rotasi Pejabat, Bupati Haerul Warisin Tegaskan Demi Kemajuan Lombok Timur
Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG
Api Lahap Bukit Sempana Saat Puluhan Pendaki Berkemah

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Senin, 1 Juni 2026 - 10:30 WITA

Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:15 WITA

Penguatan TC Berjenjang Dongkrak Kemampuan Kafilah MTQ Lotim, Pelatih Antisipasi Jeda Lomba

Senin, 18 Mei 2026 - 22:58 WITA

Pemprov NTB Reformasi Pendidikan, Sinkronkan Data hingga Program Magang Jepang

Senin, 18 Mei 2026 - 22:32 WITA

20 Persen Dana BOSP 2026 Boleh untuk Gaji Honorer, Lombok Timur Segera Terapkan

Berita Terbaru

Stok Pertalite Tersedia, Pertamina Siaga Penuhi Kebutuhan di Seluruh Wilayah. (Foto: Tamrin/Lombokini.com).

Nasional

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:25 WITA