LOMBOKINI.com – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah NTB, Laju Mohammad Faozal, mengundang Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin dan Bupati Lombok Tengah (Loteng) Lalu Pathul Bahri untuk menyelesaikan kisruh di Teluk Ekas. Pertemuan digelar di Hotel Prime Park pada Rabu malam, 25 Juni 2025.
Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menegaskan bahwa persoalan Teluk Ekas sudah selesai. Ia juga membantah adanya niat jahat di balik potongan video viral Bupati Lotim sebelumnya.
“Tidak ada pemerintah yang ingin menyengsarakan rakyat. Kami yakin Bupati Lombok Timur memiliki tujuan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin (Iron), menyatakan tidak ada lagi masalah yang mereka persoalkan.
“Antara kami tidak terjad ketegangan, semuanya baik-baik saja,” ujarnya.
Untuk menyelesaikan persoalan teknis wilayah perairan Ekas, Iron mengatakan bahwa Dinas Pariwisata Lotim dan Loteng akan bertemu lagi pada Sabtu, 28 Juni 2025.
“Kadispar Lotim dan Loteng akan membahas teknis kesepakatan. Yang pasti, semuanya aman dan tidak ada persoalan,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa Teluk Ekas merupakan milik bersama, namun pemandu wisata (guide) asal Loteng tidak boleh memarkir perahu di tengah laut demi keselamatan wisatawan.
“Kalau mereka memarkir perahu di tengah, kegiatan surfing bisa membahayakan wisatawan,” tambahnya.
Sebagai contoh, Iron menyebut kasus meninggalnya pendaki di Gunung Rinjani.
“Pemkab Lotim pernah disalahkan, padahal Rinjani dikelola pusat. Karena itu, pertemuan nanti akan menghasilkan kesepakatan antara Kadispar Lotim dan Loteng,” pungkasnya. ***
Penulis : Najamudin Anaji







