Bupati Lotim dan Loteng Sepakat Jaga Keselamatan Wisatawan

Rabu, 25 Juni 2025 - 22:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lotim dan Loteng Sepakat Jaga Keselamatan Wisatawan. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Bupati Lotim dan Loteng Sepakat Jaga Keselamatan Wisatawan. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah NTB, Laju Mohammad Faozal, mengundang Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin dan Bupati Lombok Tengah (Loteng) Lalu Pathul Bahri untuk menyelesaikan kisruh di Teluk Ekas. Pertemuan digelar di Hotel Prime Park pada Rabu malam, 25 Juni 2025.

Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menegaskan bahwa persoalan Teluk Ekas sudah selesai. Ia juga membantah adanya niat jahat di balik potongan video viral Bupati Lotim sebelumnya.

“Tidak ada pemerintah yang ingin menyengsarakan rakyat. Kami yakin Bupati Lombok Timur memiliki tujuan baik,” tegasnya.

Baca Juga :  Wabup Pimpin Upacara HUT ke- 81 RI, Bupati Lotim Serukan Partisipasi Masyarakat

Sementara itu, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin (Iron), menyatakan tidak ada lagi masalah yang mereka persoalkan.

“Antara kami tidak terjad ketegangan, semuanya baik-baik saja,” ujarnya.

Untuk menyelesaikan persoalan teknis wilayah perairan Ekas, Iron mengatakan bahwa Dinas Pariwisata Lotim dan Loteng akan bertemu lagi pada Sabtu, 28 Juni 2025.

“Kadispar Lotim dan Loteng akan membahas teknis kesepakatan. Yang pasti, semuanya aman dan tidak ada persoalan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Ia menekankan bahwa Teluk Ekas merupakan milik bersama, namun pemandu wisata (guide) asal Loteng tidak boleh memarkir perahu di tengah laut demi keselamatan wisatawan.

“Kalau mereka memarkir perahu di tengah, kegiatan surfing bisa membahayakan wisatawan,” tambahnya.

Sebagai contoh, Iron menyebut kasus meninggalnya pendaki di Gunung Rinjani.

“Pemkab Lotim pernah disalahkan, padahal Rinjani dikelola pusat. Karena itu, pertemuan nanti akan menghasilkan kesepakatan antara Kadispar Lotim dan Loteng,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani
Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan
Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih
Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun
Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi
BPK NTB Jawab Soal BTT Rp 484 Miliar, PDIP: Jelaskan Peruntukan, Abaikan Legalitas Pergeseran

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 September 2026 - 19:13 WITA

Lombok Timur Tiba-tiba 131 Tahun: Sang Keliru Carente Mikir

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur: ‘Onder Afdeling’

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Pertanian Lombok Timur Tumbuh 5,08 Persen, Momentum Baru Ekonomi Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:15 WITA

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:37 WITA

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Berita Terbaru