Hanya 6 dari 12 Armada Layak Operasi, Kadis Damkarmat Lotim Dorong Pengadaan Lewat Pokir Dewan

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Damkarmat Lombok Timur, Lalu Dami Ahyani, meminta DPRD menganggarkan armada pemadam kebakaran melalui Pokir. Hanya 6 dari 12 unit yang layak beroperasi. (Foto: Lombokini.com).

Kadis Damkarmat Lombok Timur, Lalu Dami Ahyani, meminta DPRD menganggarkan armada pemadam kebakaran melalui Pokir. Hanya 6 dari 12 unit yang layak beroperasi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lombok Timur (Lotim) hanya mengoperasikan enam unit armada dari total 12 mobil pemadam yang dimilikinya. Gangguan teknis kerap menghambat keenam unit tersebut saat bertugas.

Kepala Dinas Damkarmat Lombok Timur, Lalu Dami Ahyani, mengungkapkan bahwa pengadaan lama tahun 1994 mendominasi rata-rata mobil pemadam. Kondisi teknis hanya memungkinkan unit-unit itu beroperasi seadanya. Dinas terakhir kali meremajakan armada pada 2019, itupun hanya dua unit.

Menurut Lalu Dami, kondisi ini tidak ideal untuk menjangkau wilayah Lombok Timur yang luas. Karena itu, ia mendorong pengadaan mobil pemadam baru melalui program pokok-pokok pikiran (Pokir) atau usulan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

“Kami sangat berharap DPRD Lombok Timur peduli lewat Pokirnya. Jika di tiap daerah pemilihan (dapil) dewan bisa menganggarkan pengadaan mobil damkar berkapasitas 1.000 liter untuk ditempatkan di tiap kecamatan, itu sudah sangat luar biasa bagi kami,” ujar Lalu Dami di Selong, Selasa 26 Mei 2026.

Baca Juga :  Bupati Lotim Pastikan Mutasi Jabatan Kembali Digelar pada Juli 2026

Ia menjelaskan, keterbatasan armada menghambat pencapaian Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan kebakaran. Aturan mewajibkan petugas memasang alat pelindung diri (APD) sebelum berangkat dan tim Damkar harus tiba di lokasi maksimal 15 menit setelah menerima laporan. Padahal, karakteristik api menjalar dengan kecepatan rata-rata setiap dua menit.

“Jika ada armada di tiap kecamatan, maka saat terjadi kebakaran, kecamatan terdekat bisa langsung saling membackup. Respons bisa jauh lebih cepat,” jelasnya.

Lalu Dami menambahkan, idealnya setiap kecamatan di Lombok Timur menerima satu unit mobil Damkar berkapasitas 4.000 liter agar pelayanan maksimal.

Baca Juga :  Potensi Retribusi Sampah Dapur MBG di Lombok Timur Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah
Mobil Pemadam Kebakaran Dinas Damkarmat Lombok Timur Pengadaan Tahun 1994.
Mobil pemadam kebakaran Damkarmat Lombok Timur hasil pengadaan tahun 1994 itu hanya beroperasi seadanya. Pemerintah daerah terakhir kali meremajakan armada pada 2019, tetapi jumlahnya hanya dua unit. (Foto: Lombokini.com).

Tiga Titik Rawan Kebakaran

Lalu Dami memetakan tiga titik rawan utama kebakaran dengan ancaman berbeda. Wilayah Sembalun dan Sambelia rawan kebakaran lahan. Wilayah tengah rawan kebakaran di kawasan pemukiman padat penduduk, terutama saat musim kemarau. Wilayah selatan memiliki risiko tinggi kebakaran saat musim oven tembakau tiba.

Insiden kebakaran besar di Pasar Pringgabaya beberapa waktu lalu menjadi cermin rapuhnya sistem proteksi kebakaran. Armada lokal yang tidak mumpuni memaksa petugas menunggu bantuan dari Kabupaten Lombok Tengah. Bantuan tersebut akhirnya berhasil memadamkan api.

Dengan kondisi ini, DPRD Lombok Timur harus segera merespons usulan pengadaan armada melalui dana pokir guna meningkatkan kesiapsiagaan penanganan kebakaran di wilayah tersebut. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Sukses Digelar, Bupati Lombok Timur Dorong Festival Peresean Kembang Kuning Diadakan 4 Kali Setahun
Tiga Pemenang Sayembara Desain Gedung MICE Lombok Timur Diumumkan, Hadiah Total Rp 325 Juta
Bupati Lotim Pastikan Mutasi Jabatan Kembali Digelar pada Juli 2026
Gelar Rotasi Pejabat, Bupati Haerul Warisin Tegaskan Demi Kemajuan Lombok Timur
Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG
Gaya Unik Kontingen Lotim di MTQ NTB: Dilepas Bupati, Konvoi Vespa Jadul Siap Curi Perhatian di Praya
Potensi Retribusi Sampah Dapur MBG di Lombok Timur Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah
Polisi Pastikan Pria yang Ditemukan di Pinggir Jalan Pringgabaya Bukan Korban Begal

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:17 WITA

Sukses Digelar, Bupati Lombok Timur Dorong Festival Peresean Kembang Kuning Diadakan 4 Kali Setahun

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:31 WITA

Bupati Lotim Pastikan Mutasi Jabatan Kembali Digelar pada Juli 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:24 WITA

Gelar Rotasi Pejabat, Bupati Haerul Warisin Tegaskan Demi Kemajuan Lombok Timur

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:13 WITA

Gaya Unik Kontingen Lotim di MTQ NTB: Dilepas Bupati, Konvoi Vespa Jadul Siap Curi Perhatian di Praya

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:15 WITA

Potensi Retribusi Sampah Dapur MBG di Lombok Timur Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah

Senin, 8 Juni 2026 - 09:29 WITA

Polisi Pastikan Pria yang Ditemukan di Pinggir Jalan Pringgabaya Bukan Korban Begal

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:42 WITA

Ekonomi Lombok Timur Tumbuh Positif 7 Persen, Pertanian Jadi Penggerak Utama

Berita Terbaru

Fenomena ini diperparah oleh dominasi masyarakat platform digital yang dikontrol oleh kepentingan profit industri, sehingga mengikis naluri organik dan kedaulatan berpikir manusia demi mengejar kecepatan serta validasi semu.

Pendidikan

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Jumat, 12 Jun 2026 - 15:00 WITA

Para demonstran menggelar aksi di Gedung DPR/MPR pada masa krisis moneter 1997/1998. (Foto: Lombokini.com/Wrong Area).

Ekonomi

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:12 WITA