Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Widayat. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Widayat. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mendesak Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) agar segera menerbitkan regulasi tegas tentang pemanfaatan ruang laut di perairan Teluk Ekas, Kecamatan Jerowaru.

Desakan ini muncul setelah para pelaku wisata dan pengusaha akomodasi di kawasan Ekas menyampaikan keluhan. Mereka menilai aktivitas wisatawan domestik dan mancanegara yang berselancar di perairan tersebut kerap mengganggu kenyamanan tamu lain yang sedang menginap.

Sebenarnya, konflik pemanfaatan ruang sempat mewarnai kawasan itu beberapa waktu lalu. Saat itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menertibkan pemandu wisata asal Lombok Tengah yang membawa tamu berselancar ke Teluk Ekas. Kini, persoalan serupa kembali mencuat.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Widayat, mengaku posisinya dilematis. Pasalnya, kewenangan pengelolaan wilayah laut sejauh 0 hingga 12 mil sepenuhnya berada di tangan pemerintah provinsi.

Baca Juga :  Sekda NTB Lantik 35 Pejabat Fungsional, Perkuat Birokrasi Berbasis Kinerja

“Kami hanya bisa mendesak provinsi untuk membuat regulasi. Karena 0 sampai 12 mil itu kewenangan provinsi. Jika kami yang mengatur, sama saja kami masuk ke rumah orang,” ujar Widayat di Selong, Selasa 2 Juni 2026.

Seorang peselancar dengan lihai mengendarai papan selancar hydrofoil (foilboard) di atas ombak Teluk Ekas, Jerowaru, Lombok Timur.
Seorang peselancar dengan lihai mengendarai papan selancar hydrofoil (foilboard) di atas ombak Teluk Ekas, Jerowaru, Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

Widayat menjelaskan, sejauh ini Pemkab Lombok Timur hanya memaksimalkan penataan dan pengawasan di sektor darat. Pihaknya pun telah menerapkan SOP bagi wisatawan yang datang agar alur aktivitas wisata tetap tertib.

“Ketika wisatawan datang, kami meminta mereka bersandar di pelabuhan, menikmati fasilitas wisata darat, menginap, atau menikmati keindahan laut terlebih dahulu. Setelah itu, baru kami perbolehkan drop out. Sementara untuk wilayah perairan, pengaturan sepenuhnya kami serahkan kepada Pemprov NTB,” jelasnya.

Baca Juga :  NTB Perluas Cakupan MBG dan Targetkan 30 Persen Kebutuhan Pangan dari Produksi Lokal

Karena itu, Widayat mendesak Pemprov NTB agar memberikan perhatian serius terhadap polemik di Teluk Ekas. Para pelaku wisata dan pengusaha, ujarnya, sangat menantikan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai payung hukum. Dengan adanya regulasi tersebut, potensi maritim di Lombok Timur dapat dikelola secara adil dan kondusif.

“Pemprov harus memberi atensi pada masalah ini. Kami mendesak mereka segera menerbitkan regulasi khusus tentang Ekas. Kami ingin wilayah laut ini memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat sekitar Teluk Ekas,” tegas Widayat.

Namun, regulasi yang ada masih menghambat upaya Pemkab Lombok Timur. Widayat mengaku pihaknya sudah berulang kali berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Pemprov NTB, tetapi hingga kini Pemprov NTB belum juga merealisasikan janji penerapan regulasi tersebut. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam
Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru
Ali BD Dorong Pemda Lotim Bangun Kawasan Labuhan Haji, Tiru Kesuksesan Penang
Pertemuan dengan Bupati Lotim Gagal Capai Kesepakatan, APIPI Ancam Aksi Jilid III
Pemkab Lotim Resmikan Destinasi Wisata Pantai Kahona Sekaroh

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:47 WITA

Progres Kasus Santri Dibakar di Batukliang, Humas Polres Loteng: Penyidik Masih Kumpulkan Bukti

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:38 WITA

Gerebek Rumah Pengedar di Keruak, Satresnarkoba Polres Lotim Amankan Dua Pria dan Paket Sabu

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:39 WITA

Kejagung Tahan Dadan, Sony, dan Lodewyk Pusung sebagai Tersangka Korupsi Program MBG

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:52 WITA

Tak Sampai 24 Jam, Dua Begal HP di Rensing Bat Diringkus Satreskrim Polres Lombok Timur

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:04 WITA

Resahkan Warga, Polres Lombok Timur Buru Pembuat Hoaks Teror ‘Pocong Berparang’ di Korleko-Selong

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:05 WITA

Polisi Naikkan Status Kasus Penipuan Proyek Dapur MBG di Lombok Timur ke Penyidikan

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:52 WITA

Jambret HP Remaja di Sakra Barat, Dua Pelaku Kabur ke Sawah Usai Tabrak Jamaah Masjid

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:20 WITA

Komplotan Pengedar Sabu di Keruak Digulung Polisi, BB 5,62 Gram Diamankan di Dua TKP

Berita Terbaru

Ketua Presidium DPD KAI NTB, Adv. Oke Wiredarme. (Foto: Lombokini.com).

Mataram

KAI Tutup Rakernas 2026 dengan Perayaan HUT ke-18 di NTB

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:37 WITA