Pemda Lombok Timur Optimalkan PAD dan Sistem Tahun Jamak untuk Atasi Keterbatasan Anggaran Infrastruktur

Rabu, 19 Maret 2025 - 20:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menghadiri safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Paokpampang Timur, Kecamatan Sukamulia, pada Rabu malam, 19 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com)

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menghadiri safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Paokpampang Timur, Kecamatan Sukamulia, pada Rabu malam, 19 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com)

LOMBOKINI.comPemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur terus berupaya membangun infrastruktur, khususnya jalan, meskipun Pemerintah Pusat menarik kembali anggaran sekitar Rp 73 miliar akibat kebijakan efisiensi.

Untuk mengatasi hal ini, Pemda Lombok Timur merencanakan penggunaan sistem pengerjaan tahun jamak guna memenuhi kebutuhan infrastruktur dengan memanfaatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, mengungkapkan rencana tersebut saat menghadiri safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Paokpampang Timur, Kecamatan Sukamulia, pada Rabu malam, 19 Maret 2025.

Baca Juga :  HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Dalam kesempatan itu, Wabup menanggapi keluhan masyarakat tentang kualitas jalan dengan menjelaskan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sedang menyusun rencana pembangunan infrastruktur menggunakan model tahun jamak.

“Kami masih menghitung bersama sejumlah OPD untuk menyelesaikan proyek ini dalam empat atau lima tahun dengan mengalokasikan anggaran Rp 250 miliar,” jelasnya.

Wabup berharap pola ini dapat mempercepat pembangunan dan memungkinkan pembayaran dilakukan secara bertahap dari tahun ke tahun.

Baca Juga :  Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Selain itu, Wabup Lombok Timur juga menyampaikan rencana penataan birokrasi yang telah diatur dengan mekanisme jelas.

Melalui sistem ini, setiap individu akan ditempatkan sesuai kemampuan dan latar belakang pendidikannya.

Wabup meminta masyarakat memberikan dukungan penuh bagi pembangunan di Lombok Timur agar visi Lombok Timur yang SMART (Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan) dapat terwujud.***

Berita Terkait

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 September 2026 - 19:13 WITA

Lombok Timur Tiba-tiba 131 Tahun: Sang Keliru Carente Mikir

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur: ‘Onder Afdeling’

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Pertanian Lombok Timur Tumbuh 5,08 Persen, Momentum Baru Ekonomi Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:15 WITA

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:37 WITA

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Berita Terbaru