Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengembang menggarap salah satu desain Private Pool Villa baru dalam proyek renovasi Windy Ekasbreaks Resort & Villa, Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Paozan Azima)

Pengembang menggarap salah satu desain Private Pool Villa baru dalam proyek renovasi Windy Ekasbreaks Resort & Villa, Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Paozan Azima)

LOMBOKINI.com – Industri pariwisata di kawasan Teluk Ekas, Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, mencatatkan babak baru. Akomodasi ternama Ekas Breaks Resort yang sebelumnya dimiliki oleh empat investor asal Prancis, kini resmi diakuisisi penuh oleh dua putra daerah Lombok, Adi Isnaini dan Busran Ekamayadi.

Kedua sosok di balik akuisisi ini memiliki rekam jejak yang solid di bidangnya. Adi Isnaini merupakan praktisi kontraktor sekaligus desainer hotel dan vila berpengalaman.

Sementara Busran Ekamayadi adalah akademisi serta praktisi perhotelan yang tengah menempuh pendidikan doktor (S3) Bisnis Pariwisata Terapan.

Kolaborasi keahlian teknis dan manajemen pariwisata ini langsung diwujudkan melalui renovasi besar-besaran serta rebranding menjadi Windy Ekasbreaks Resort & Villa.

“Setelah pengembangan selesai, resort ini akan memiliki total 12 unit bungalow dan 13 unit Private Pool Villa, sehingga mampu menawarkan pengalaman menginap yang lebih eksklusif, nyaman, dan berkelas bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujar Busran Ekamayadi, Jumat 7 Aguatus 2026.

Baca Juga :  Truk Overload Galian C Merusak Jalan Utama Desa Kalijaga Timur

Proyek renovasi yang ditargetkan rampung dalam enam bulan ini menambah 7 unit Private Pool Villa baru serta fasilitas meeting hall untuk mengakomodasi kegiatan rapat, pelatihan, maupun acara korporasi dari instansi pemerintah dan swasta.

Transformasi Windy Ekas Breaks Resort & Villa tak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga filosofi pengelolaan. Resort ini mengusung konsep Eco Design melalui efisiensi energi, penggunaan material berkelanjutan, serta penataan kawasan yang harmonis dengan ekosistem pesisir Ekas.

Selain ramah lingkungan, manajemen menerapkan prinsip Community-Based Tourism (CBT) guna memastikan masyarakat lokal terlibat aktif dalam rantai ekonomi pariwisata.

Baca Juga :  Wabup Pimpin Upacara HUT ke- 81 RI, Bupati Lotim Serukan Partisipasi Masyarakat

Kebutuhan operasional resort akan menyerap tenaga kerja lokal, produk UMKM, hasil pertanian dan perikanan warga sekitar, hingga integrasi atraksi budaya daerah.

Adi Isnaini dan Busran Ekamayadi menegaskan komitmen mereka untuk menjadikan destinasi ini sebagai pelopor pariwisata berkelanjutan di Lombok Selatan.

“Kami ingin membangun sebuah destinasi yang bukan hanya indah untuk dikunjungi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Pariwisata harus mampu tumbuh bersama masyarakat dan tetap menjaga kelestarian alam sebagai aset utama daerah,” tegas keduanya.

Kehadiran wajah baru Windy Ekas Breaks Resort & Villa diharapkan mampu memperpanjang durasi menginap (length of stay) wisatawan, membuka lapangan kerja baru, menggerakkan ekonomi warga lokal, serta memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur. ***

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:15 WITA

TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:30 WITA

Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:46 WITA

HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:47 WITA

Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:02 WITA

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Berita Terbaru

Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com).

Khazanah

TGB Ungkap Empat Syarat Kemajuan Lombok Timur di HUT ke-131

Senin, 31 Agu 2026 - 19:23 WITA

Dokumen fisik Peta Wilayah Daerah Swatantra Tingkat II Lombok Timur, bangunan bersejarah di kiri bawah, serta gedung baru Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (kantor Bupati Lombok Timur) yang berdiri di kanan bawah. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Sejarah Lahirnya Lombok Timur

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:29 WITA