Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur

Sabtu, 22 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, memukul gong tanda resmi penutupan Gawe Beleq di Lapangan Umum Barokah, Sakra Barat, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. (Foto: Paozan Azima)

Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, memukul gong tanda resmi penutupan Gawe Beleq di Lapangan Umum Barokah, Sakra Barat, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. (Foto: Paozan Azima)

LOMBOKINI.com – Rangkaian Festival Gawe Beleq Kecamatan Sakra Barat dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81 resmi ditutup oleh Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha di Lapangan Umum Sakra Barat, Sabtu malam, 22 Agustus 2026.

Penutupan perayaan bertema “Karya Bersama Untuk Kita Semua” yang telah berlangsung selama tujuh hari ini ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong sebanyak sembilan kali.

Melalui Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu Lalu Rusmaladi, Kapolres mengapresiasi tinggi sinergi panitia dan masyarakat yang berhasil menjaga kondusivitas keamanan selama acara berlangsung.

Baca Juga :  AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

Selain menyajikan hiburan rakyat, festival ini dinilai memberi dampak ekonomi nyata bagi para pelaku UMKM lokal.

“Kegiatan ini luar biasa karena mempererat kebersamaan sekaligus menggerakkan ekonomi UMKM Lombok Timur. Kami mengapresiasi masyarakat yang bersama-sama menjaga kamtibmas tetap kondusif,” ujar Iptu Lalu Rusmaladi menyampaikan arahan Kapolres.

Iptu Lalu Rusmaladi menambahkan bahwa kepolisian siap terus mendukung kegiatan masyarakat yang berdampak positif bagi persatuan dan kesejahteraan warga.

“Polri mendukung penuh kegiatan yang mempererat persatuan dan memberi manfaat nyata. Kami berharap agenda positif seperti ini terus berlanjut dengan tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Malam puncak penutupan diawali dengan penyerahan bantuan dari Baznas Lombok Timur untuk lansia dan penyandang disabilitas, dilanjutkan pengumuman pemenang lomba gerak jalan serta pawai alegoris.

Acara kemudian dimeriahkan dengan pelepasan lampion, pengundian doorprize, serta pertunjukan seni budaya Rudat Temu Karya Tunggal Kayun di bawah pengawalan ketat personel gabungan Polsek dan Posramil Sakra Barat. ***

Penulis : Paozan Azima

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Performance Studies Mempersoalkan Tubuh, Bukan Mempersembahkan Tubuh
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:19 WITA

AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru