HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Sabtu, 22 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, memaparkan strategi penguatan ketahanan pangan dalam seminar yang digelar HMPS Sistem Informasi Unham di Dusun Belet, Desa Bagik Payung, Jumat 21 Aguatus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Sekda Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, memaparkan strategi penguatan ketahanan pangan dalam seminar yang digelar HMPS Sistem Informasi Unham di Dusun Belet, Desa Bagik Payung, Jumat 21 Aguatus 2026. (Foto: Lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sistem Informasi Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi (Unham) menggelar Seminar Ketahanan Pangan di Dusun Belet, Desa Bagik Payung, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, Jumat 21 Agustus 2026.

HMPS Sistem Informasi menggagas seminar ini sebagai bagian dari rangkaian Pengabdian kepada Masyarakat. Panitia mengangkat isu ketahanan pangan untuk mendorong kemandirian dan kesejahteraan warga desa melalui optimalisasi potensi sumber daya lokal.

Seminar tersebut menghadirkan Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, Dr. Drs. H. Muhammad Juaini Taofik, M.AP., sebagai narasumber utama. Ia memaparkan penguatan ketahanan pangan, pengelolaan potensi desa, serta pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan di tingkat lokal.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Ketua Umum HMPS Sistem Informasi Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi, M. Aprian Wijaya, menyatakan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi dan kolaborasi bersama masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian nyata mahasiswa terhadap persoalan yang dihadapi warga desa.

“Kami menghadirkan ruang edukasi dan diskusi bagi masyarakat tentang ketahanan pangan. Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti di seminar, tetapi menjadi awal kesadaran dan langkah nyata dalam mengembangkan potensi desa,” ujar Aprian.

Sebagian besar warga Dusun Belet berprofesi sebagai petani dan peternak. Mereka menjadi sasaran utama seminar karena pemanfaatan sektor pertanian dan peternakan dinilai mampu menopang ketahanan pangan sekaligus menggerakkan roda ekonomi desa.

Baca Juga :  Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Seminar berlangsung interaktif. Warga menyimak materi dan aktif bertanya dalam sesi diskusi. Terjalin komunikasi dua arah yang hangat antara narasumber, mahasiswa, dan peserta.

HMPS Sistem Informasi berharap kegiatan ini menjadi langkah awal kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat. Mereka juga ingin memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan warga dalam mewujudkan desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Rabu, 23 September 2026 - 23:39 WITA

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru