Pegawai Kantor Bupati Lombok Timur Keluhkan Lift Rusak dan Kran Bocor

Rabu, 9 Juli 2025 - 14:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegawai Kantor Bupati Lombok Timur Keluhkan Lift Rusak dan Kran Bocor. (Foto: Lombokini.com).

Pegawai Kantor Bupati Lombok Timur Keluhkan Lift Rusak dan Kran Bocor. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Pegawai Kantor Bupati Lombok Timur mengeluhkan kondisi sarana prasarana gedung yang memprihatinkan. Tiga dari empat lift di gedung megah itu mengalami kerusakan parah dan tidak beroperasi.

Kondisi ini memaksa para pegawai mengantre lama setiap hari hanya untuk menggunakan satu lift yang tersisa. Mereka kadang harus turun naik tangga sehingga menghambat aktivitas.

Seorang pegawai yang enggan menyebutkan namanya menyatakan kekecewaannya. Ia tidak hanya mempersoalkan lift rusak, tetapi juga kran bocor di setiap toilet gedung.

“Kerusakan lift ini sudah terjadi sejak pemerintahan sebelumnya. Lift yang masih berfungsi pun hanya satu unit dan berjalan lambat, membuat kami harus antre sangat lama,” katanya kepada media, Rabu 9 Juli 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Lombok Timur, GN Farhan, mengakui persoalan serius ini.

Baca Juga :  Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG

“Kami memang menganggarkan biaya perawatan gedung, tetapi dana itu bahkan tidak cukup membeli cat tembok lantai bawah, apalagi memperbaiki tiga lift yang rusak parah. Kerusakan terlalu berat sehingga dana perawatan rutin tak mencukupi,” jelas Farhan di ruang kerjanya, Rabu 9 Juli 2025.

Ia menegaskan kerusakan lift sudah berlangsung lama, bahkan sebelum dirinya menjabat. “Kami tidak memiliki anggaran khusus untuk memperbaikinya,” tegasnya. Biaya perbaikan mencapai angka sangat mahal karena kerusakan terjadi pada sistem sensor dan memerlukan tenaga teknis dari luar.

“Saya tidak bisa berbuat banyak karena kami memang tidak memiliki pos anggaran untuk ini saat ini,” imbuhnya.

Tak hanya lift, para pegawai juga mengeluhkan kran air di toilet yang banyak bocor. Untuk solusi jangka panjang, Bagian Umum berencana mengajukan anggaran perbaikan mendasar pada APBD Perubahan 2025 atau Anggaran Induk 2026.

Baca Juga :  Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan

“Total biaya perbaikan tiga lift cukup mahal. Sedangkan, biaya perawatan keseluruhan di Bagian Umum saat ini sangat minim,” ujar Farhan.

Ia berharap anggaran perubahan dapat mengakomodir kebutuhan mendesak ini. Sambil menunggu proses anggaran, Farhan memohon pengertian dan kesabaran seluruh pegawai.

“Perbaikan lift, AC, maupun kran bocor baru akan kami lakukan setelah anggaran disetujui. Kami mohon maaf dan berharap para pegawai bersabar,” tutupnya.

Sebelumnya, sejumlah media memberitakan gedung ini hanya mengalokasikan Rp 100 juta per tahun untuk pemeliharaan. Farhan mengakui anggaran itu tidak mampu memenuhi semua kebutuhan perawatan.

“Dana tersebut hanya bisa menangani keluhan mendesak, dan itupun tidak menyeluruh,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis
Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA