Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

Sabtu, 5 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKINI.com – Upaya melestarikan bahasa dan sastra daerah terus digelorakan di Kabupaten Lombok Timur. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur melalui UPTD Dikbud Kecamatan Selong menggelar pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tahun 2026 tingkat Kecamatan Selong.

Acara yang berlangsung di UPTD Dikbud Kecamatan Selong pada Jumat, 4 September 2026 ini diakhiri secara simbolis melalui pemukulan gong oleh Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dikbud Lombok Timur, Lalu Rudi Oky Saputra, sebagai tanda dimulainya perlombaan.

Ketua Panitia FTBI Kecamatan Selong, Multazam Suwardi, menegaskan bahwa gelaran tahun ini membawa misi penting di tengah gempuran modernisasi. Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah memastikan bahasa ibu tidak berjarak dari generasi muda.

“Di tengah arus modernisasi, tantangan terbesar kita adalah menjaga agar bahasa ibu kita, bahasa Sasak, tidak asing di telinga generasi mudanya sendiri. Oleh karena itu, Festival Tunas Bahasa Ibu ini hadir bukan sekadar ajang perlombaan atau kompetisi, melainkan wadah selebrasi, ruang kreasi, dan momentum penting untuk merevitalisasi bahasa daerah,” ujar Multazam.

Multazam melaporkan, sebanyak 173 siswa-siswi terbaik dari jenjang SD dan SMP se-Kecamatan Selong ikut ambil bagian dalam festival ini.

Baca Juga :  Buka FTBI 2026 Selong: Dikbud Tegaskan Larangan Siswa Bawa Motor dan Angin Segar Bagi 4.889 Guru Paruh Waktu

Mereka berlaga di berbagai cabang mata lomba, antara lain pepaosan, pidato, menulis cerita pendek, nembang, begolokan, hingga membaca puisi Sasak.

Para pemenang terbaik di tingkat kecamatan nantinya akan dikirim sebagai utusan resmi Kecamatan Selong menuju seleksi tingkat Kabupaten Lombok Timur.

Selain persaingan antarsiswa, panitia penyelenggara tahun ini memberikan kejutan baru berupa piala bergilir bagi sekolah yang berhasil meraih predikat juara umum di tingkat SD dan SMP.

Pelaksanaan FTBI di Kecamatan Selong tercatat menjadi pelaksanaan FTBI yang terakhir dari seluruh rangkaian seleksi tingkat kecamatan di Lombok Timur.

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPTD Dikbud Kecamatan Selong, Muh. Sapii, menjelaskan bahwa penempatan jadwal di akhir merupakan langkah strategis panitia.

“Kecamatan Selong memang paling akhir mengadakan seleksi. Pertimbangannya karena kita disibukkan dengan kegiatan HUT Kemerdekaan dan HUT Kabupaten. Kami sengaja pilih di akhir agar lebih fokus dan tidak sekadar menjadi rutinitas. Selain itu, ritme dan semangat para peserta tetap hangat saat bersiap menuju ajang tingkat kabupaten,” jelas Sapii.

Sapii menambahkan, penguatan bahasa daerah tetap berjalan berkelanjutan melalui pembelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah. Langkah ini penting mengingat kecenderungan keluarga di kawasan perkotaan yang dominan menggunakan bahasa Indonesia dalam interaksi sehari-hari. Melalui FTBI, diharapkan lahir duta-duta muda yang konsisten menjaga keberlanjutan bahasa Sasak.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Langkah revitalisasi ini sejalan dengan komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur. Kabid Pembinaan Ketenagaan Dikbud Lotim, Lalu Rudi Oky Saputra, menegaskan pentingnya memegang teguh prinsip Trigatra Bangun Bahasa: Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing.

“Acara tahunan ini diselenggarakan agar para peserta didik dapat mengembangkan literasi, khususnya terhadap budaya dan bahasa daerah masing-masing. Jangan sampai di era sekarang kita melupakan bahasa Ibu Pertiwi, yaitu bahasa Sasak,” ungkap Lalu Rudi.

Ia juga mengingatkan dewan juri untuk menilai setiap penampilan secara objektif guna menggali potensi, kreativitas, serta pembentukan karakter dan skill para peserta.

Pihak dinas terus mendorong sinergi antara bidang kependidikan dan kebudayaan melalui optimalisasi muatan lokal, pelestarian cagar budaya, serta penguatan tradisi di lingkungan sekolah.

Dengan dibukanya FTBI Kecamatan Selong 2026, diharapkan generasi muda tidak hanya cakap secara akademis dan bahasa internasional, tetapi tetap mengakar kuat pada identitas budaya serta bahasa daerahnya. ***

Penulis : Paozan Azima

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
Buka FTBI 2026 Selong: Dikbud Tegaskan Larangan Siswa Bawa Motor dan Angin Segar Bagi 4.889 Guru Paruh Waktu
Dukung Edaran Dikbud, Satlantas Polres Lotim Siap Tertibkan Pelajar Pengendara Motor
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting
Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun
Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid
Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:39 WITA

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Minggu, 6 September 2026 - 21:43 WITA

Buka FTBI 2026 Selong: Dikbud Tegaskan Larangan Siswa Bawa Motor dan Angin Segar Bagi 4.889 Guru Paruh Waktu

Minggu, 6 September 2026 - 06:48 WITA

Dukung Edaran Dikbud, Satlantas Polres Lotim Siap Tertibkan Pelajar Pengendara Motor

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WITA

Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:46 WITA

HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Berita Terbaru

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA

Nirmala Rahayu Luk Santi, anggota DPRD Lombok Timur dari PDI Perjuangan, berada di SPPG Selaparang Monjok Timur 3 Mataram, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Lombokini.com)

Mataram

Anggota DPRD Lotim dari PDIP Diduga Kelola Tiga Dapur MBG

Senin, 21 Sep 2026 - 23:36 WITA