Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Jumat, 28 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim verifikasi LSDP dari Kemendagri dan Bappenas berfoto bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Timur di ruang rapat kantor bupati setempat, Kamis 27 Agustus 2026. (Foto: Humas Pemkab Lotim)

Tim verifikasi LSDP dari Kemendagri dan Bappenas berfoto bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Timur di ruang rapat kantor bupati setempat, Kamis 27 Agustus 2026. (Foto: Humas Pemkab Lotim)

LOMBOKINI.com – Pemerintah pusat menempatkan Kabupaten Lombok Timur pada peringkat pertama dari 30 daerah penerima program Local Service Delivery Project (LSDP) bantuan Bank Dunia.

Kementerian Dalam Negeri bersama Bappenas langsung memverifikasi kesiapan daerah tersebut di lapangan pada Kamis 27 Agustus 2026.

Tim meninjau area sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ijo Balit, Kecamatan Labuhan Haji, untuk mencermati kondisi eksisting.

Pemerintah pusat menggagas LSDP guna meningkatkan layanan infrastruktur dan tata kelola persampahan daerah.

Program ini mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus menggerakkan ekonomi sirkular di tingkat lokal.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menyambut program tersebut dengan antusias.

“Saya berharap Lombok Timur menjadi lebih bersih dan tidak akan tenang sebelum daerah ini bebas dari kotoran,” tegasnya.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Pemkab Lombok Timur pun berkomitmen memenuhi seluruh persyaratan kelembagaan dan dukungan APBD. Bupati juga berharap tim verifikasi memberi masukan dan koreksi demi penyempurnaan program.

Menurutnya, LSDP akan mengubah sampah dari barang kotor menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah II Kemendagri, Suprayitno, menyatakan timnya tidak hanya memverifikasi, tetapi juga memastikan kesiapan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami akan menyampaikan hal-hal yang kurang atau yang perlu kami perbaiki,” jelasnya.

Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah IV Kemendagri, Paudah, menambahkan LSDP berupaya mengubah perilaku masyarakat.

“Kami memulai perubahan dari sekolah dan berharap anak-anak membawa perubahan perilaku di keluarga,” katanya.

Baca Juga :  LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim

Ia menjamin dukungan penuh bagi semangat pemda dan warga.

Koordinator Tim Kelembagaan Pemerintah Daerah dan Pembangunan Daerah Bappenas, Septaliana Dewi Prananingtyas, menuturkan kunjungan ini juga mengukur besaran dana hibah bagi Lombok Timur.

Ia menegaskan LSDP berbeda dari proyek lain karena menitikberatkan reformasi pengelolaan sampah dari hulu ke hilir yang menguntungkan daerah dan masyarakat. Pemda pun akan menerima asistensi regional dan lokal hingga mencapai target.

Kegiatan verifikasi tersebut turut dihadiri Sekda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, masyarakat pemerhati lingkungan, serta perwakilan warga sekitar TPA Ijo Balit. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekspansi Tambak Udang Ancam Selat Alas, Yayasan JARI dan WMC Dorong Aksi Kolektif Perempuan Pesisir
Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
Tata Kelola Pesisir: FGD Katadata Green Rumuskan Solusi Inklusif dan Berkelanjutan di Lombok Timur
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:59 WITA

Ekspansi Tambak Udang Ancam Selat Alas, Yayasan JARI dan WMC Dorong Aksi Kolektif Perempuan Pesisir

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Tata Kelola Pesisir: FGD Katadata Green Rumuskan Solusi Inklusif dan Berkelanjutan di Lombok Timur

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WITA

LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si. (Foto: Lombokini.com)

Opini

TPAKD Award 2026:Tanpa Kemiskinan  

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:20 WITA