Tradisi Nyelamet Dowong: Menjaga Kearifan Lokal dan Swasembada Pangan

Senin, 3 Februari 2025 - 22:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tradisi Nyelamet Dowong, Ritual Adat Menjaga Kearifan Lokal dan Swasembada Pangan. (Foto: Lombokini.com).

Tradisi Nyelamet Dowong, Ritual Adat Menjaga Kearifan Lokal dan Swasembada Pangan. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Masyarakat Kelurahan Denggen, Kecamatan Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali menggelar tradisi adat Nyelamet Dowong pada Senin, 3 Februari 2025. Tradisi ini mengusung tema “Menjaga Tradisi Mewujudkan Swasembada Pangan 2025”.

Lurah Denggen, Haji Lalu Selamat, menjelaskan bahwa ‘Nyelamet Dowong’ merupakan tradisi turun-temurun yang bertujuan untuk melindungi tanaman padi dari serangan hama.

“Secara harfiah, Nyelamet berarti menyelamatkan, dan Dowong berarti tanaman,” jelasnya.

Tradisi ini dilaksanakan di awal musim tanam padi sebagai wujud syukur atas padi yang tumbuh dengan baik dan terhindar dari hama penyakit.

Baca Juga :  Menjelang Demo 2 Juni, GASAK NTB Ingatkan Aliansi PPS Soal Titik Vital

Ritual ini bertujuan untuk melindungi tanaman padi dari serangan hama dan penyakit, sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.

Prosesi ritual Nyelamet Dowong dimulai dengan pembersihan makam leluhur pada Jumat, dilanjutkan dengan penyembelihan ayam pada hari Minggu, dan mencapai puncaknya pada Senin dengan berbagai rangkaian prosesi adat.

Masyarakat setempat meyakini bahwa ritual ini dapat memberikan perlindungan bagi tanaman padi mereka, sehingga panen dapat berhasil dengan melimpah.

Baca Juga :  LSM Garuda: Kami Siap Jadi Cooling System dan Jembatan Komunikasi Masyarakat-Pemerintah

“Ini adalah bentuk syukur dan doa kami agar tanaman padi terhindar dari hama dan penyakit, serta menghasilkan panen yang melimpah,” kata Lalu Selamat.

Camat Selong, Baiq Widiani Astuti, yang turut hadir diacara itu, mengapresiasi upaya masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi ini.Dia mengatakan pentingnya dukungan terhadap ketahanan pangan di tingkat desa.

“Saya berharap acara ini dapat menjadi agenda tahunan dalam kalender budaya Lombok Timur, sehingga tradisi ini tetap hidup dan bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.***

Berita Terkait

BPS Awali Sensus Ekonomi 2026 dengan Mendata Bupati Lombok Timur sebagai Contoh
Meriah dan Bermakna, 1.448 Dulang Tembolak Beak Semarakkan Festival Muharram Lombok Timur
Dongkrak Sport Tourism dan Ekonomi, Bupati Lepas Ribuan Peserta Be-Rari Half Marathon
Bapenda Lotim Genjot Dua Sektor Pajak Daerah yang Belum Tergarap Maksimal
Sukses Digelar, Bupati Lombok Timur Dorong Festival Peresean Kembang Kuning Diadakan 4 Kali Setahun
Tiga Pemenang Sayembara Desain Gedung MICE Lombok Timur Diumumkan, Hadiah Total Rp 325 Juta
Bupati Lotim Pastikan Mutasi Jabatan Kembali Digelar pada Juli 2026
Gelar Rotasi Pejabat, Bupati Haerul Warisin Tegaskan Demi Kemajuan Lombok Timur

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:13 WITA

Ikuti Lomba Festival Gebyar 2026 Hadrah Al-Habsyi, Ini Cara Daftarnya

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:07 WITA

Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti Hadiri Peresmian RS Ummat di Lombok Timur 16 Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:30 WITA

DPRD Lombok Timur Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:29 WITA

Dinas Dukcapil Lombok Timur Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:58 WITA

Pimpinan dan Anggota DPRD Lombok Timur Mengcapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:05 WITA

Pimpinan dan Anggota DPRD Lombok Timur Mengcapkan Selamat Memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H – 2026 M

Minggu, 9 November 2025 - 21:03 WITA

Selamat Hari Pahlawan Nasional 2025

Rabu, 1 Oktober 2025 - 11:23 WITA

DPRD Lombok Timur: Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025

Berita Terbaru