LOMBOKINI.com – Kebakaran menghanguskan empat pertokoan di kompleks Pasar Tradisional Keruak, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, Senin 31 Agustus 2026 dini hari sekitar pukul 01.30 WITA. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun pihak berwenang menaksir kerugian material mencapai sekitar Rp 400 juta.
Api pertama kali muncul dari toko sembako milik Paesal atau Abah Paesal. Dugaan sementara, korsleting listrik di dalam toko tersebut memicu kebakaran. Api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah bangunan di sekitarnya, bahkan menghanguskan plafon toko emas di sebelah barat.
Begitu mengetahui kejadian, warga sekitar langsung berupaya memadamkan api secara swadaya. Mereka menggunakan ember dan peralatan seadanya untuk menyiram kobaran api sembari menunggu petugas pemadam tiba di lokasi.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lombok Timur pun menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Danramil Keruak melalui Babinsa Desa Dane Rase, Serka Sahapari, membenarkan bahwa titik awal api berasal dari toko milik Paesal.
Di tengah kepanikan, sejumlah pemilik toko di sekitar lokasi segera mengeluarkan barang dagangan mereka. Mereka mengambil langkah antisipasi itu untuk menyelamatkan barang berharga dan mencegah kerugian yang lebih besar.
Setelah upaya pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam, petugas Damkarmat bersama warga berhasil mengendalikan api pada pukul 03.00 WITA.
Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran ini menjadi perhatian serius masyarakat. Kawasan Pasar Tradisional Keruak merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi warga di Kecamatan Keruak. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik. ***
Penulis : Najamudin Anaji
Editor : Najamudin Anaji







