Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Senin, 31 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta. (Foto: Lombokini.com/Ndy)

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta. (Foto: Lombokini.com/Ndy)

LOMBOKINI.com – Kebakaran menghanguskan empat pertokoan di kompleks Pasar Tradisional Keruak, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, Senin 31 Agustus 2026 dini hari sekitar pukul 01.30 WITA. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun pihak berwenang menaksir kerugian material mencapai sekitar Rp 400 juta.

Api pertama kali muncul dari toko sembako milik Paesal atau Abah Paesal. Dugaan sementara, korsleting listrik di dalam toko tersebut memicu kebakaran. Api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah bangunan di sekitarnya, bahkan menghanguskan plafon toko emas di sebelah barat.

Baca Juga :  DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Begitu mengetahui kejadian, warga sekitar langsung berupaya memadamkan api secara swadaya. Mereka menggunakan ember dan peralatan seadanya untuk menyiram kobaran api sembari menunggu petugas pemadam tiba di lokasi.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lombok Timur pun menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Danramil Keruak melalui Babinsa Desa Dane Rase, Serka Sahapari, membenarkan bahwa titik awal api berasal dari toko milik Paesal.

Di tengah kepanikan, sejumlah pemilik toko di sekitar lokasi segera mengeluarkan barang dagangan mereka. Mereka mengambil langkah antisipasi itu untuk menyelamatkan barang berharga dan mencegah kerugian yang lebih besar.

Baca Juga :  Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Setelah upaya pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam, petugas Damkarmat bersama warga berhasil mengendalikan api pada pukul 03.00 WITA.

Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran ini menjadi perhatian serius masyarakat. Kawasan Pasar Tradisional Keruak merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi warga di Kecamatan Keruak. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Rabu, 23 September 2026 - 20:56 WITA

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si. (Foto: Lombokini.com)

Opini

TPAKD Award 2026:Tanpa Kemiskinan  

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:20 WITA