Hujan Lebat Picu Banjir di Jerowaru Lombok Timur

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Rendam Jerowaru Lombok Timur, BPBD Evakuasi Warga. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Banjir Rendam Jerowaru Lombok Timur, BPBD Evakuasi Warga. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com – Hujan lebat selama beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Lombok Timur. BPBD Lombok Timur mencatat Kecamatan Jerowaru sebagai daerah terdampak paling parah.

Plh. Kepala Pelaksana Harian BPBD Lombok Timur, H. Rifaan, menyebut Dusun Sungkun di Desa Ekas Buana mengalami kondisi terburuk. Hingga Rabu 25 Februari 2026, banjir masih merendam pemukiman warga dan memaksa puluhan kepala keluarga mengungsi.

Baca Juga :  Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

“Untuk saat ini Kecamatan Jerowaru yang terparah. Di Dusun Sungkun, air masih menggenang dan puluhan KK terpaksa kami evakuasi ke tempat aman,” ujar Rifaan di Selong.

Selain Desa Ekas Buana, banjir juga merendam Desa Serewe, Pandanwangi, dan Wakan di Kecamatan Jerowaru. Di Kecamatan Keruak, tepatnya Desa Pijot, warga juga mulai mengungsi akibat rumah terendam banjir.

“Tim masih melakukan pengecekan di lapangan untuk mendata total KK yang mengungsi,” tambahnya.

Baca Juga :  Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui BPBD bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik berupa bahan makanan bagi para penyintas. BPBD juga telah mengirim surat ke BNPB untuk meminta bantuan makanan siap saji tambahan.

BPBD mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih berlangsung beberapa hari ke depan. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah
Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan
Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi
Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin
Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak
Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak
TGB Zainul Majdi Luruskan Nama Pondok dan Organisasi di RDP Kasus Penganiayaan Santri
Viral! Video Asusila 4 Remaja di Bawah Umur Meresahkan Warga Tanjung Luar, Pihak Polisi Sedang Menyelidikinya

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:17 WITA

Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Wabup Pimpin Upacara HUT ke- 81 RI, Bupati Lotim Serukan Partisipasi Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:43 WITA

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Berita Terbaru

Ribuan pengunjung memadati Lapangan Barokah pada pembukaan Festival Gawe Beleq, Senin malam 17 Agustus 2026. [Foto: Lombokini.com]

Hiburan

Ribuan Warga Padati Pembukaan Festival Gawe Beleq Sakra Barat

Selasa, 18 Agu 2026 - 01:20 WITA