LOMBOKINI.com – Yayasan Cahaya Untuk Negeri menyalurkan lebih dari 4.000 paket daging kurban kepada masyarakat prasejahtera di pelosok Lombok Timur pada perayaan Iduladha 1447 H/2026 M.
Ketua Yayasan Cahaya Untuk Negeri, Dhaud S, menyatakan bahwa jumlah hewan kurban tahun ini mencapai 407 ekor atau meningkat dibanding tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini kami menyalurkan 407 ekor hewan kurban. Jumlah ini bertambah dari tahun lalu. Relawan Masjid Nusantara dan Sharing Happiness mengamanahkan penyaluran paket kurban kepada yayasan kami,” ujar Dhaud di Dasan Reban, Desa Bagik Payung Selatan, Sabtu 30 Mei 2026.
Dhaud merinci, Sharing Happiness mengamanahkan 291 ekor kambing dan 10 ekor sapi, sedangkan Masjid Nusantara mengamanahkan 100 ekor kambing dan 6 ekor sapi kepada Yayasan Cahaya Untuk Negeri.
Menurut Dhaud, relawan melakukan pendataan penerima manfaat secara akurat. Mereka juga mengawasi ketat proses penyembelihan, penimbangan, pengemasan, hingga distribusi.
“Alhamdulillah, kami menyalurkan lebih dari 4.000 paket daging kurban dengan lancar sesuai target panitia,” kata dia.
Dhaud menekankan pentingnya akurasi data mustahik agar distribusi berjalan tertib dan merata. Yayasan mengutamakan warga sekitar yang membutuhkan terutama masyarakat yang belum sama sekali tersentuh hewan kurban.
“Kami mengamanahkan penyaluran daging hewan kepada para mustahik. Kami mengutamakan warga terdekat, tetapi tidak mendistribusikan berdasarkan kedekatan individu,” imbuhnya.
Relawan Masjid Nusantara dan Sharing Happiness menyalurkan amanah program sosial “Berkurban Mulai dari Pelosok” kepada Yayasan Cahaya Untuk Negeri. Program ini melibatkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk memfasilitasi sarana dan prasarana.
Kegiatan yang berpusat di Dasan Reban, Desa Bagik Payung Selatan, Kecamatan Suralaga, itu berlangsung empat hari (27–30 Mei 2026) dan menyasar kaum prasejahtera, seperti buruh pemecah batu, nelayan, lansia, anak yatim, serta pondok pesantren di wilayah terpencil, misalnya Sekaroh, Kecamatan Jerowaru.
Wakil Bupati Lombok Timur, Moh. Edwin Hadiwijaya, hadir melepas pendistribusian perdana pada Rabu 27 Mei 2026 usai salat Iduladha. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat.
“Program seperti ini bukan hanya tentang pembagian daging kurban, tetapi juga tentang memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga di pelosok,” ujar Edwin.
Ia berharap sinergi antara komunitas relawan dan pemerintah daerah terus menguat agar kegiatan serupa bisa berlangsung berkelanjutan setiap tahun.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini terus tumbuh dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Kehadiran relawan menjadi energi positif untuk memperkuat budaya gotong royong di Lotim,” tambah Edwin.
Dalam kesempatan tersebut, Edwin berinteraksi langsung dengan warga dan relawan di lapangan. Kehadirannya mempererat hubungan antara pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat penerima bantuan. ***
Penulis : Najamudin Anaji







