Ini Besaran Harga Sapi Kurban Presiden Prabowo di Lombok Timur

Kamis, 14 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sapi Kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk warga Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

Sapi Kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk warga Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah pusat kembali memercayakan peternak sapi asal Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur untuk menyediakan sapi kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sebelum menunjuknya, tim dari pusat melakukan proses seleksi dan pemeriksaan kesehatan ketat terhadap hewan ternak milik peternak setempat.

Penunjukan ini berlangsung untuk kelima kalinya bagi peternak tersebut dalam penyediaan sapi kurban tingkat nasional, baik melalui mekanisme tender maupun penunjukan langsung.

Peternak Suhirman menjelaskan, sapi yang terpilih memiliki bobot di atas rata-rata. Hasil penimbangan terakhir menunjukkan salah satu sapi mencapai berat 952,5 kilogram, sementara rata-rata bobot sapi lainnya sekitar 830 kilogram. Suhirman sempat melakukan penimbangan ulang di Pasar Masbagik untuk memastikan akurasi timbangan.

Baca Juga :  Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Tim dari pusat tidak hanya mengandalkan pengiriman foto dalam proses seleksi, tetapi juga mengunjungi langsung lokasi peternakan. Petugas mengambil sampel darah dan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kondisi kesehatan hewan sebelum menetapkannya sebagai sapi kurban Presiden.

Penunjukan kali ini berlangsung secara langsung. Pemerintah pusat berkoordinasi dengan dinas terkait setelah menerima komunikasi dari Sekretariat Negara. Kedua belah pihak menyepakati harga satu ekor sapi mencapai Rp80 juta.

Menurut Suhirman, ia memelihara sapi tersebut selama kurang lebih dua setengah tahun. Saat pertama membeli, harga sapi itu sekitar Rp 20 juta per ekor. Dengan perawatan intensif, Suhirman berhasil meningkatkan kualitas dan bobot sapi secara signifikan hingga memenuhi standar kurban Presiden.

Baca Juga :  Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Suhirman mengaku bersyukur atas kepercayaan yang kembali diberikan pemerintah. “Harapannya semoga bisa terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya kepada wartawan, Kamis 14 Mei 2026.

Peternak itu juga membandingkan harga jual sapi serupa di pasar umum yang rata-rata berada di kisaran Rp 60 juta per ekor. Namun, standar kualitas, kesehatan, dan bobot yang dipersyaratkan pemerintah untuk kurban Presiden membuat nilai sapi tersebut lebih tinggi.

Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi peternak lokal untuk terus meningkatkan kualitas ternak. Hal ini juga menunjukkan bahwa peternakan daerah mampu memenuhi standar nasional. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Jumat, 18 September 2026 - 19:22 WITA

Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru