Resmikan RS Ummat PKU Muhammadiyah Lombok Timur, Abdul Mu’ti Serukan Pentingnya Budaya Hidup Sehat

Minggu, 17 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Abdul Mu'ti meresmikan Rumah Sakit Ummat PKU Muhammadiyah Lombok Timur, didampingi Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Sekda Lombok Timur, Rektor UMMAT, dan pengurus Muhammadiyah, Ahad 17 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com).

Prof. Abdul Mu'ti meresmikan Rumah Sakit Ummat PKU Muhammadiyah Lombok Timur, didampingi Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Sekda Lombok Timur, Rektor UMMAT, dan pengurus Muhammadiyah, Ahad 17 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., mendukung pembangunan Rumah Sakit Ummat PKU Muhammadiyah di Lombok Timur. Dukungan ini membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Rumah sakit ini membuktikan bahwa Muhammadiyah sudah punya niat dan sulit dihentikan,” ujar Abdul Mu’ti saat meresmikan Rumah Sakit Ummat PKU Muhammadiyah Lombok Timur, Ahad 17 Mei 2026.

Abdul Mu’ti juga memahami lika-liku dan perjuangan pembangunan rumah sakit tersebut. “Saya mengikuti dinamika yang ada. Saya juga ikut mendoakan dari jauh agar rumah sakit ini terwujud,” katanya.

Ia mencontohkan semangat tersebut melalui kisah pembangunan rumah sakit dan fasilitas air bersih milik Muhammadiyah di daerah lain.

Menurutnya, banyak proyek dimulai dengan dana kecil, tetapi tetap selesai berkat niat dan ikhtiar bersama untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026

“Orang Muhammadiyah itu kalau sudah punya niat, susah dihentikan. Kadang bedanya tipis antara niat dan nekat. Mereka merancang Rp 100 miliar, memulainya dengan Rp 100 juta, tapi tetap menyelesaikannya,” tegasnya.

Selain itu, Abdul Mu’ti menambahkan, Muhammadiyah kini mengembangkan sistem yang kuat untuk membantu pihak yang lemah. Rumah sakit di Lombok Utara dan Lombok Timur menjadi contoh nyata.

“Kami terus memberikan bantuan alat, ambulans, hingga pendampingan agar layanan kesehatan menjangkau masyarakat yang sulit mengakses fasilitas,” katanya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) itu juga menyoroti pentingnya membangun budaya hidup sehat, bukan hanya membangun rumah sakit.

Ia mengutip data Kementerian Kesehatan yang menunjukkan tiga masalah kesehatan dominan pada anak sekolah, yakni gigi, mata, dan telinga akibat pola makan tidak sehat, penggunaan gawai berlebihan, serta minimnya aktivitas fisik.

Baca Juga :  LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

“Lebih baik kita membangun masyarakat yang hidup sehat dan lingkungan yang sehat daripada hanya membangun rumah sakit,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, mengapresiasi berdirinya RS Muhammadiyah Lombok Timur.

“RS ini akan beroperasi pada Oktober 2026. Mari kita dukung bersama untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ajaknya.

Gubernur menegaskan, Muhammadiyah pasti mewujudkan setiap pembangunan, termasuk rumah sakit di Lombok Timur.

Menurutnya, kekuatan pengetahuan yang dimiliki Muhammadiyah cukup untuk mengembangkan rumah sakit ini.

“Hanya dengan niat saja, Muhammadiyah bisa membangun, seperti pembangunan Rumah Sakit di Lombok Timur ini,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS
Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan
Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario
RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting
Seleksi Nakes Teladan Tingkat Provinsi NTB 2026, Lombok Timur Usung Tiga Inovasi Unggulan
Kejar Target UHC, Pemda Lotim Dorong Kepesertaan BPJS Kesehatan Segmen Pekerja

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:22 WITA

LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:29 WITA

Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Rabu, 30 September 2026 - 15:19 WITA

RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA