Pemkab Lombok Timur Siapkan Rp 30 Miliar untuk Sembako Ramadan 1447 H, Target 198 Ribu Penerima

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada warga menjelang Lebaran 2025. Pemkab Lotim menggelontorkan anggaran Rp 40 miliar untuk 237 ribu paket sembako dalam program bantuan sosial tersebut. (Foto: Lombokini.com/Pemkab Lotim).

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada warga menjelang Lebaran 2025. Pemkab Lotim menggelontorkan anggaran Rp 40 miliar untuk 237 ribu paket sembako dalam program bantuan sosial tersebut. (Foto: Lombokini.com/Pemkab Lotim).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali menunjukkan komitmen menjaga jaring pengaman sosial menjelang akhir Ramadan. Tahun ini, Pemkab menyiapkan anggaran Rp 30 miliar untuk mengadakan paket sembako.

Pemkab akan menyalurkan paket ini khusus kepada masyarakat miskin di wilayah Gumi Patuh Karya menjelang lebaran idulfitri 1447 H.

Pemkab mengambil langkah ini tidak hanya sebagai bantuan sosial, tetapi juga sebagai instrumen strategis menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, optimistis intervensi ini memberikan dampak langsung terhadap pengendalian harga di pasar.

“Kita akan berikan lagi sembako untuk masyarakat miskin. Pembagian sembako ini nanti pasti akan berpengaruh terhadap inflasi setelah kita bagi,” terang Haerul Warisin, Rabu 4 Maret 2026.

Baca Juga :  Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lombok Timur Gelar Rangkaian Aksi Sosial, Jaga Lingkungan hingga Bedah Rumah Dinas

Meskipun program ini tetap berjalan, Pemkab melakukan penyesuaian dari sisi fiskal. Total anggaran tahun ini turun Rp 10 miliar dibanding alokasi tahun 2025 yang mencapai Rp 40 miliar. Penurunan ini terjadi karena pemerintah pusat memberlakukan kebijakan efisiensi anggaran.

Kondisi tersebut memaksa pemerintah daerah memutar otak agar bantuan tetap tepat sasaran dan merata. Pemkab mengambil strategi dengan menyesuaikan volume isi paket, khususnya pada komoditas beras.

“Saya minta supaya yang menerima lebih banyak, iya cukup berasnya saja yang dikurangi dari jumlah sebelumnya. Misalnya berasnya hanya 5 kilogram kemudian ada gula, ada minyak dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga :  Ekonomi Lombok Timur Tumbuh Positif 7 Persen, Pertanian Jadi Penggerak Utama

Jika pada tahun sebelumnya masyarakat menerima 10 kilogram beras, kali ini Pemkab mengurangi paket menjadi 5 kilogram. Namun, pengurangan volume ini bertujuan memperluas jangkauan penerima manfaat.

Dengan total dana Rp 30 miliar dari APBD Lombok Timur, pemerintah menargetkan bantuan ini menjangkau sedikitnya 198 ribu masyarakat miskin. Pemerintah memfokuskan penyaluran pada warga kategori kesejahteraan desil satu hingga desil dua.

Pemerintah berharap, dengan paket sembako berisi beras, gula, dan minyak goreng ini, beban dapur masyarakat prasejahtera selama Ramadan terbantu. Paket ini juga menekan lonjakan permintaan pasar yang biasanya memicu kenaikan harga. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
Gandeng UMJ, Pemkab Lotim Matangkan Aplikasi EWS ‘Gumi Sasak’ Berbasis Kearifan Lokal
Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD, Bupati Lotim Paparkan Realisasi Pendapatan 101 Persen
PW Pemuda NW NTB Gelar Diskusi dan Bakti Sosial ‘Desa Berdaya’ di Sembalun
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara
Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:56 WITA

Gandeng UMJ, Pemkab Lotim Matangkan Aplikasi EWS ‘Gumi Sasak’ Berbasis Kearifan Lokal

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:45 WITA

BRI Kembalikan Dana Rp 1,4 Miliar ke Kas Daerah, Pemda Lotim Siap Salurkan Ulang Bantuan UMKM di APBD Perubahan 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:41 WITA

Pemda Lombok Timur Tata Wajah Baru Kota Selong, Pembangunan Gedung MICE dan Food Court Center Dimulaikan pada Oktober 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:30 WITA

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Terima Kunjungan Tim Monitoring Stunting dari Bank Dunia dan Pusat

Senin, 22 Juni 2026 - 20:56 WITA

Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:06 WITA

Sepakati Win-Win Solution, Pilkades Serentak Lombok Timur Resmi Digelar 27 Januari 2027

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:30 WITA

Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:14 WITA

Sekda Lotim: Kepatuhan Birokrasi dan Kemandirian Calon PMI Jadi Kunci Tata Kelola Migrasi

Berita Terbaru