Home / NTB

TPID NTB Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Idul Adha

Kamis, 21 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten II Setda NTB, Lalu Moh. Faozal (tengah), bersama tim TPID mengecek harga dan stok bahan pokok di Pasar Kebon Roek, Mataram, Kamis 21 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com).

Asisten II Setda NTB, Lalu Moh. Faozal (tengah), bersama tim TPID mengecek harga dan stok bahan pokok di Pasar Kebon Roek, Mataram, Kamis 21 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemprov NTB bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memantau langsung harga dan stok bahan pokok di Pasar Kebon Roek dan Pasar Mandalika, Mataram, Kamis 21 Mei 2026. Pemprov mengambil langkah ini guna mengantisipasi lonjakan harga jelang Idul Adha 27 Mei mendatang.

Asisten II Setda NTB, Lalu Moh. Faozal, memimpin pemantauan tersebut. Ia didampingi Kepala BI Mataram, Kepala BPS NTB, perwakilan Bulog, serta Dirkrimsus Polda NTB.

Baca Juga :  333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Faozal menyatakan stok beras, gula, dan tepung dari Bulog sangat aman. Kenaikan harga beras Bulog terjadi akibat naiknya harga kemasan plastik, bukan karena kelangkaan.

Tim TPID menemukan kenaikan harga ayam potong sebesar Rp 5.000 per kilogram akibat lonjakan permintaan masyarakat. Sementara itu, daging sapi stabil di Rp 140.000 hingga Rp 150.000 per kilogram. Harga bawang merah naik dari Rp 35.000 menjadi Rp 40.000-Rp 45.000 per kilogram karena biaya transportasi dari Bima.

Baca Juga :  Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

TPID juga mengecek stok LPG 3 kg di pangkalan Pasar Kebon Roek. Faozal mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying karena stok di pangkalan terpantau aman. Secara umum, fluktuasi harga masih dalam batas wajar dan tim tidak menemukan lonjakan ekstrem. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan
Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih
Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Jumat, 28 Agustus 2026 - 01:15 WITA

Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Berita Terbaru

Dokter Umum RSUD Soedjono Selong, Dr Ario menjelaskan tentang Influenza A yang marak diperbincangkan saat ini.

Kesehatan

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:51 WITA

Calon Ketua Umum BPD ABUJAPI NTB, Syamsuddin, S.Sos, S.H, M.H., atau Bung Syam.  (Foto: Lombokini.com).

Berita

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WITA