TGB Zainul Majdi Luruskan Nama Pondok dan Organisasi di RDP Kasus Penganiayaan Santri

Selasa, 14 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PBNWDI Dr. TGB. TGKH. Muhammad Zainul Majdi, MA. (Foto: Lombokini.com).

Ketua Umum PBNWDI Dr. TGB. TGKH. Muhammad Zainul Majdi, MA. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Rektor Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PBNWDI), Dr. TGB. TGKH. Muhammad Zainul Majdi, meluruskan penyebutan nama dan organisasinya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI, Selasa (14/7). RDP tersebut membahas kasus dugaan penganiayaan santri.

Tuan Guru Bajang (TGB), sapaan akrabnya, menegaskan bahwa pondok pesantren yang menjadi lokasi kejadian perkara sama sekali tidak berada di bawah naungan NWDI yang dipimpinnya.

Ia menyampaikan klarifikasi itu melalui media sosial untuk menghindari kesalahpahaman masyarakat dan menjauhkan diri dari fitnah.

Baca Juga :  Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan

TGB menyayangkan pihak-pihak yang mengaitkan kasus pidana individu dengan nama besar organisasi. Ia meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut dan menghukum siapa pun yang terbukti bersalah tanpa pandang bulu.

“Usut tuntas kasus pidananya, hukum siapa pun yang bersalah. Tapi jangan bawa-bawa nama organisasi tertentu, apalagi organisasi ini telah banyak berjasa dalam perjuangan kemerdekaan dan mencerdaskan bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta aparat bekerja cepat, tegas, dan transparan dalam menyelesaikan perkara ini. Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat agar tidak berspekulasi liar yang berpotensi memicu keributan.

Baca Juga :  333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

TGB juga mengajak seluruh elemen bangsa menjaga marwah pesantren sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi santri dalam menuntut ilmu.

Ia menyambut baik kritik masyarakat terhadap dunia pesantren dan menjadikannya bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem perlindungan serta kesejahteraan santri.

“Terima kasih atas semua perhatian dan kritik. Itu memacu kami untuk berbenah, memastikan setiap santri terlindungi lahir dan batin dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan
Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Selasa, 8 September 2026 - 20:10 WITA

Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:43 WITA

Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:43 WITA

Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 

Berita Terbaru

Kegaduhan Seputar Desil. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Kegaduhan Seputar Desil 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:40 WITA

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA