KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara

Senin, 27 Juli 2026 - 12:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faukanuri mengklarifikasi penggeledahan di kediamannya kepada awak media di perumahan Bermis II, Kelurahan Kembang Sari, Selong, Lombok Timur, Senin 27 Juli 2026. terkait kasus OTT Bupati Lombok Barat. (Foto: Lombokini.com/Paozan Azima)

Faukanuri mengklarifikasi penggeledahan di kediamannya kepada awak media di perumahan Bermis II, Kelurahan Kembang Sari, Selong, Lombok Timur, Senin 27 Juli 2026. terkait kasus OTT Bupati Lombok Barat. (Foto: Lombokini.com/Paozan Azima)

LOMBOKINI.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah seorang kontraktor di Perumahan Bermis II, Kelurahan Kembang Sari, Kecamatan Selong, Lombok Timur, Sabtu (25/7) sekitar pukul 12.30 WITA. Penggeledahan itu berkaitan dengan kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), dalam kasus korupsi.

KPK telah menetapkan tiga orang tersangka dalam perkara ini, yakni Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (PT AMGM) Sudirman, dan Direktur Utama PT Meconel Sistim Instrument (PT MSI) Alvonsus Gani. KPK menduga LAZ menerima suap hingga Rp 12,4 miliar dari sejumlah proyek di lingkungan Pemkab Lombok Barat.

Pemilik Rumah Kaget dan Tegaskan Tak Terlibat

Tim penyidik KPK mendatangi kediaman Faukanuri saat ia tengah menghadiri acara resepsi. Faukanuri mengaku kaget ketika tim KPK menghubungi dan memintanya segera pulang.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran

Ia menduga tim KPK datang berdasarkan asumsi hubungan kekeluargaan dengan para tersangka, serta dugaan bahwa ia terlibat dalam proyek di Lombok Barat.

Namun, Faukanuri menegaskan dirinya tidak pernah memiliki hubungan kerja maupun interaksi terkait proyek-proyek tersebut. “Tidak ada, zero,” tegasnya saat ia menerima wawancara di kediamannya pada Senin (27/7).

Ia meluruskan bahwa hubungan kekeluargaan yang ada hanyalah status paman dari istri Direktur Utama PT AMGM, Sudirman.

“Jangan-jangan mereka itu sampai ke rumah karena Pak Sudirman selaku Dirut Giri Menang ini suami dari keponakan saya, istrinya anak kakak saya. Mereka kayaknya menganggap saya pamannya langsung dari Pak Sudirman. Saya jelaskan lagi, istrinya keponakan saya. Hanya itu,” tambahnya.

Proses Kooperatif dan Bantahan Isu Penyitaan

Proses penggeledahan berlangsung sekitar satu jam secara kooperatif. Faukanuri mengantar langsung petugas memeriksa seluruh area rumah, mulai dari kamar, lantai atas, dapur, hingga kamar mandi. Untuk mempertegas perusahaannya tidak terkait perkara ini, ia juga menunjukkan berkas serta laporan-laporan perusahaan kepada tim KPK.

Baca Juga :  Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI

Faukanuri membantah keras isu di media sosial yang menyebut tim KPK menyita mobil Avanza maupun berkas dari kediamannya.

“Ndak ada, zong itu ndak ada. Koper itu dari beliau-beliau (petugas KPK) itu kan. Zong, zero,” tegasnya.

Sebagai bukti resmi, ia memperlihatkan surat berita acara penggeledahan dari KPK yang telah ia tandatangani bersama saksi, yakni Kepala Lingkungan setempat. Hasil pemeriksaan menyatakan tim KPK tidak menyita barang bukti apa pun dari rumah tersebut.

Bahkan, usai penggeledahan, tim penyidik KPK sempat menumpang makan siang di berugak rumah Faukanuri sebelum akhirnya meninggalkan lokasi. ***

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Sapu Bersih Treasury Award 2026, Polres Lombok Timur Boyong Empat Penghargaan hingga Grand Champion
Ungkap 3 Kg Sabu di Pelabuhan Kayangan, Kapolres Lotim Terima Penghargaan dari Ormas Keris Sasak
Gulung Jaringan Curanmor di Terara, Tim Gabungan Polres Lotim Amankan 3 Pelaku dan 9 Motor
TGB Sesalkan Klaim Kuasa Hukum yang Kaitkan Emas 74 Kg dengan Yayasan Dakwah
KPK Sita Rp 9,06 Miliar dan Tetapkan 3 Tersangka dalam OTT Bupati Lombok Barat
KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang
Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI
Bawa 15,31 Gram Sabu di Jok Motor, Buruh Asal Sikur Ditangkap Polisi di Masbagik

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:32 WITA

Lombok Barat Dikutuk Guru Dane

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:13 WITA

Iqbal-Dinda: Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB      

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:53 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:44 WITA

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:11 WITA

Mendedah Era Reformasi: Sebuah Refleksi   

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:12 WITA

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Berita Terbaru