Dari Cangkul ke Toga: Kisah Doktor Ical Taklukkan Taiwan

Senin, 9 Juni 2025 - 16:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rizal M. Suhardi (Ical). (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Rizal M. Suhardi (Ical). (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

LOMBOKINI.com Matahari menyengat hamparan hijau lahan tembakau di Desa Selaparang, Lombok Timur, tak mampu melunturkan semangat Rizal M. Suhardi.

Pria yang akrab disapa Ical ini justru mengubah kesederhanaan hidupnya menjadi kekuatan pendorong.

Sejak kecil, Ical membantu orang tuanya menggarap ladang. Tangannya yang selalu berlumpur mencengkeram cangkul dengan tekun, sementara pikirannya melambung tinggi mengejar mimpi.

“Pendidikan adalah jalan perubahan,” gumam Ical setiap kali memandang hamparan tembakau tak berujung di hadapannya kala itu.

Tahun 2014, Ical menyandang gelar Sarjana Pendidikan Biologi dari Universitas Hamzanwadi. Namun, ia tak berpuas diri. Beasiswa LPDP mengantarkannya ke Universitas Gadjah Mada, tempat ia meraih gelar magister dengan prestasi gemilang.

Baca Juga :  Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026

Tahun 2022 membuka babak baru. National Sun Yat-sen University di Taiwan menganugerahinya tiga beasiswa sekaligus: NSYSU Scholarship, Elite Doctoral Scholarship, dan Dr. Chi-Chu Tsai Memorial Scholarship.

Di kancah internasional ini, Ical tak sekadar menjadi peneliti. Ia memimpin sebagai Research Assistant sekaligus Program Manager di Straya Language Institute, membimbing ratusan mahasiswa Indonesia meraih beasiswa.

Baca Juga :  Warga Lengkok Embuk Mamben Lauk Khidmati Peringatan Nuzulul Qur'an, Hadirkan Qori Internasional dan Nasional

Tahun 2025 mencatat puncak perjuangannya. Dengan bangga, Ical mengenakan toga doktoral di podium wisuda. Gelar Doktor Biologi kini menjadi milik putra terbaik Lombok Timur ini.

Kini, Ical rutin kembali ke Lombok untuk menularkan semangat pada generasi muda. “Asal bukan penghalang,” tegasnya. “Mimpi dan kerja keraslah yang menentukan masa depan,” pesan Rizal M. Suhardi.

Dari teriknya ladang tembakau hingga dinginnya laboratorium Taiwan, Ical membuktikan: pendidikan tak pernah mengkhianati kesungguhan hati. ***

Berita Terkait

IAI Al-Manan NU Lombok Timur Jalin MoU dengan ASTEEC, Bahas Peran AI dan Penguatan Karir
Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026
Himmah Teknik Gelar RAWIT 2026, Luncurkan Website dan Bedah Buku
Usut Korupsi DAK 2023, Jaksa Panggil Mantan Kadisbud NTB
Ketua SMSI Lombok Timur Raih Gelar Doktor, Jadi Inspirasi bagi Jurnalis
KKN IAI Hamzanwadi Kunjungi Museum Genggelang, Telusuri Narasi Sejarah yang Terlupakan
Kadis Dikbud Lotim Serukan Pencegahan Perundungan Usai Dugaan Kasus di SD Pringgabaya
Siswa Kelas 1 SD di Lombok Timur Diduga Alami Patah Tulang Akibat Diinjak Teman

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 15:31 WITA

Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Selasa, 7 April 2026 - 13:24 WITA

Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Senin, 6 April 2026 - 14:16 WITA

Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo

Kamis, 2 April 2026 - 20:36 WITA

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan, Capai Target RPJMD 2025-2029

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:25 WITA

Majelis Ta’lim Darunnajah Gelar Ziarah Mahabbah Kubra, Rawat Sanad Keilmuan Ulama Lombok Timur

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:59 WITA

Produksi Padi di Lombok Timur Melonjak 155,93 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:44 WITA

Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:53 WITA

Tewas Setelah Hilang Sejam, Penyelam Asal Inggris Ditemukan di Perairan Gili Air

Berita Terbaru

Muktamar Ke-35 NU. (Foto: Lombokini.com).

NTB

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:55 WITA

Ketua Asosiasi UMKM NTB, Deni. (Foto: Lombokini.com).

Ekonomi

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 Apr 2026 - 20:35 WITA