Gulung Jaringan Curanmor di Terara, Tim Gabungan Polres Lotim Amankan 3 Pelaku dan 9 Motor

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

9 motor yang diduga hasil curas (doc. Humas polres)

9 motor yang diduga hasil curas (doc. Humas polres)

 

LOMBOKINI.com – Tim Opsnal Polres Lombok Timur bersama Unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Terara berhasil membongkar dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Terara.

Dalam penindakan yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 17.30 WITA tersebut, petugas mengamankan tiga orang terduga pelaku beserta sembilan unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan.

Ketiga terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial A.S. (25), A.S. (36), dan L.I.P. (29). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Terara, di mana terduga L.I.P. juga tercatat beralamat KTP di Kabupaten Sumbawa Barat.

Pengungkapan kasus ini berkembang setelah petugas melakukan penelusuran ke sejumlah lokasi penyimpanan barang bukti.

Penggeledahan dilakukan di beberapa tempat, antara lain di sebuah rumah di wilayah Desa Rarang, Dusun Salang Desa Suradadi, Dusun Kebon Daya Desa Terara, serta Dusun Kebon Dile Desa Rarang.

Baca Juga :  TGB Sesalkan Klaim Kuasa Hukum yang Kaitkan Emas 74 Kg dengan Yayasan Dakwah

Dari lokasi-lokasi tersebut, tim gabungan menyita sembilan unit sepeda motor berbagai merek, meliputi Suzuki Smash, Suzuki Shogun, Yamaha Mio, Honda Scoopy, Yamaha Mio Soul, Honda Revo, hingga Honda Vario.

Selain puluhan kendaraan, petugas juga menyita satu bilah pisau yang ditemukan di rumah salah seorang terduga pelaku.

Sementara itu, barang bukti berupa kunci T yang diduga digunakan untuk merusak stop kontak kendaraan masih dalam pencarian petugas karena diakui para pelaku telah terjatuh saat berupaya melarikan diri.

Saat ini ketiga terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Terara untuk selanjutnya diserahkan ke Polres Lombok Timur guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang

Penyidik juga masih terus melakukan pendalaman untuk mengusut kemungkinan keterlibatan pihak lain maupun jaringan curanmor yang lebih luas.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi, mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci pengaman tambahan pada kendaraan, memarkir kendaraan di tempat yang aman, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana.

Ia menegaskan bahwa Polres Lombok Timur berkomitmen untuk terus melakukan penegakan hukum secara profesional, transparan, dan berkeadilan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

“Proses penyidikan masih berlangsung. Kami mengajak masyarakat bersama menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu memberi informasi demi penegakan hukum,” ujar IPTU Lalu Rusmaladi.

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Kejari Lombok Timur Dalami Kasus Lima Kades Diduga Gelapkan Dana Desa
Digerebek Warga, Pria Ngamar dengan Istri PMI ini Ngumpet di Bawah Meja Dapur
KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara
Sapu Bersih Treasury Award 2026, Polres Lombok Timur Boyong Empat Penghargaan hingga Grand Champion
Ungkap 3 Kg Sabu di Pelabuhan Kayangan, Kapolres Lotim Terima Penghargaan dari Ormas Keris Sasak
TGB Sesalkan Klaim Kuasa Hukum yang Kaitkan Emas 74 Kg dengan Yayasan Dakwah
KPK Sita Rp 9,06 Miliar dan Tetapkan 3 Tersangka dalam OTT Bupati Lombok Barat
KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Warga memaksa penutupan dan merusak sejumlah fasilitas kafe Pantai Lungkak, Keruak, Jumat 7 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Peristiwa

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agu 2026 - 19:43 WITA