KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan kepada awak media, Senin 20 Juli 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan kepada awak media, Senin 20 Juli 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

LOMBOKINI.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), bersama 18 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin 20 Juli 2026.

Tim penindakan KPK memulai operasi sejak pagi hari di sejumlah lokasi berbeda. Dalam penggerebekan itu, petugas menyita uang tunai ratusan juta rupiah dan berbagai dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah diselidiki.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan operasi ini merupakan tindak lanjut dari penyelidikan tertutup yang sebelumnya dilakukan tim. Dari 19 orang yang diamankan, tim penindakan memutuskan membawa tujuh orang ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, tim mengamankan 19 orang. Selanjutnya, kami membawa tujuh orang malam ini ke Gedung KPK Merah Putih untuk pemeriksaan lanjutan,” ujar Budi kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kavling 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin 20 Juli 2026.

Baca Juga :  TGB Tegaskan Pemerintah Harus Jadi Fasilitator, Bukan Pesaing Rakyat

Budi mengungkapkan tim penyidik mengamankan Bupati Lombok Barat di rumah dinasnya, sementara petugas menangkap pihak-pihak lain di lokasi berbeda.

Tim kemudian membawa seluruh orang yang diamankan ke Markas Komando (Mako) Brimob Polda NTB untuk menjalani pemeriksaan awal, sebelum menerbangkan sebagian di antaranya ke Jakarta.

“Sampai saat ini kami mengamankan uang mencapai ratusan juta rupiah, disertai beberapa dokumen terkait. Kami masih akan mendalami semua itu dalam proses pemeriksaan awal,” kata Budi.

Baca Juga :  Kejari Lombok Timur Dalami Kasus Lima Kades Diduga Gelapkan Dana Desa

Berdasarkan informasi awal, KPK menduga perkara ini berkaitan dengan penerimaan suap atau gratifikasi yang melibatkan Bupati Lombok Barat terkait sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Para pihak yang diamankan terdiri atas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lombok Barat dan pihak swasta.

“Kami mengamankan semua pihak sejak pagi, termasuk Bupati yang kami amankan di rumah dinasnya. Kami juga mengamankan pihak-pihak lainnya di beberapa lokasi di wilayah Lombok Barat,” jelasnya.

KPK menjadwalkan rombongan yang membawa tujuh orang tersebut tiba di Jakarta sekitar pukul 21.00 WIB. KPK menyatakan akan menyampaikan identitas lengkap para pihak yang dibawa serta peran masing-masing setelah proses pemeriksaan lanjutan berlangsung. ***

Penulis : Tamrin

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kejari Lombok Timur Dalami Kasus Lima Kades Diduga Gelapkan Dana Desa
Digerebek Warga, Pria Ngamar dengan Istri PMI ini Ngumpet di Bawah Meja Dapur
KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara
Sapu Bersih Treasury Award 2026, Polres Lombok Timur Boyong Empat Penghargaan hingga Grand Champion
Ungkap 3 Kg Sabu di Pelabuhan Kayangan, Kapolres Lotim Terima Penghargaan dari Ormas Keris Sasak
Gulung Jaringan Curanmor di Terara, Tim Gabungan Polres Lotim Amankan 3 Pelaku dan 9 Motor
TGB Sesalkan Klaim Kuasa Hukum yang Kaitkan Emas 74 Kg dengan Yayasan Dakwah
KPK Sita Rp 9,06 Miliar dan Tetapkan 3 Tersangka dalam OTT Bupati Lombok Barat

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Warga memaksa penutupan dan merusak sejumlah fasilitas kafe Pantai Lungkak, Keruak, Jumat 7 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Peristiwa

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agu 2026 - 19:43 WITA